TANJUNGPINANG (Surya24.com) – Kelangkaan minyak goreng merek Minyakita di Kota Tanjungpinang sudah berjalan hampir dua bulan. Kondisi ini membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, mengeluh.
Dari pantauan awak media di beberapa kedai, Minyakita dijual tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Padahal Minyakita merupakan minyak goreng subsidi yang seharusnya dijual dengan harga Rp16.000 per liter.
Namun di lapangan, harga Minyakita justru dijual Rp19.000 ke atas per liter dan stoknya pun masih sulit didapat.
“Kenapa bisa begini. Kemarin katanya minyak goreng datang 249 ribu liter, tapi kenapa masih langka dan harganya sangat mahal. Sudah tahu keadaan ekonomi begini, seharusnya pemerintah jangan begini,” ungkap seorang warga kepada media ini, Kamis (23/07/2026).
Warga berharap pemerintah dan dinas terkait segera turun tangan untuk menertibkan distribusi dan harga Minyakita. Jangan sampai subsidi yang tujuannya membantu masyarakat malah tidak tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perdagangan Kota Tanjungpinang terkait kelangkaan dan mahalnya harga Minyakita di pasaran.(rud)