Arosuka (Surya24.com) — Kepedulian dan semangat gotong royong kembali hadir di tengah masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana alam galodo di sekitar kawasan Arosuka.
Pengusaha asal wilayah Selatan, Fauzi Wirman, memberikan dukungan berupa 1 unit truck loader dan 10 unit dump truck untuk membantu proses penanganan material pascabencana. Bantuan alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat pembersihan serta membuka akses yang terdampak material galodo.
Mewakili pimpinan, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Fauzi Wirman yang ikut mengambil bagian dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.
“Ketika bencana datang, yang kita perlukan bukan hanya kepedulian dalam kata-kata, tetapi kepedulian yang hadir dalam bentuk tindakan. Hari ini, bantuan alat berat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan bekerja di tengah masyarakat,” ujar H. Candra.
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai elemen lainnya memiliki peran yang saling melengkapi.
“Setiap bantuan yang diberikan memiliki arti penting. Satu alat yang bergerak dapat membantu membuka jalan, membersihkan material, dan mempercepat pemulihan. Sepuluh dump truck yang bekerja bersama berarti ada pekerjaan yang bisa diselesaikan lebih cepat. Pada akhirnya, yang kita perjuangkan adalah agar masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.
H. Candra juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Sementara itu, Fauzi Wirman menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kita hadir bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita. Mudah-mudahan alat yang kami bantu ini dapat bermanfaat dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan di lokasi terdampak,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Solok terus melakukan koordinasi dalam penanganan dampak galodo, termasuk pembersihan material, pemulihan akses, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.
Bencana memang menghadirkan kesulitan. Namun, di tengah kesulitan itu, selalu ada kesempatan untuk menunjukkan bahwa kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong adalah kekuatan masyarakat Kabupaten Solok.(basa)