<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://surya24.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://surya24.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan Dewan Energi Nasional, Bahas Pengembangan Renewable Energy</title><link>https://surya24.com/news/detail/13912/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-terima-kunjungan-dewan-energi-nasional-bahas-pengembangan-renewable-energy</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dumai (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan rombongan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Senin (28/9). Kunjungan yang diawali dengan sesi diskusi di Ruang Rapat, Main Office Kilang Pertamina Dumai dan dilanjutkan dengan site visit ke area kilang ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan energi ramah lingkungan (Renewable Energy) dalam rangka mendukung agenda transisi energi nasional yang telah dicanangkan oleh Pemerintah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rombongan DEN dan BRIN tersebut dipimpin oleh Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc, selaku Anggota Dewan Energi Nasional dan disambut oleh Pjs Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra beserta jajaran tim manajemen Perusahaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Isnandhi Dwi Saputra memaparkan kinerja operasional Kilang Dumai berjalan normal dan optimal dikapasitas 170 MBSD. Ia juga memaparkan sejumlah milestone yang telah berhasil dicapai oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam berinovasi sekaligus mendukung program Asta Cita Pemerintah dalam pengembangan energi ramah lingkungan, salah satunya yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Isnandhi menjelaskan bahwa sebagai pelaku industri energi Kilang Dumai saat ini mulai menyiapkan kilang untuk transisi menuju kilang yang lebih ramah lingkungan melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang dikembangkan oleh Perwira. “Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus berinovasi dan melakukan pengembangan energi dalam rangka mendukung transisi energi nasional sekaligus menjaga keberlangsungan penyediaan energi bagi masyarakat,” ujar Isnandhi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai pemain utama dalam pengembangan energi ramah lingkungan, Kilang Dumai merupakan titik awal dari upaya Pertamina pada tahun 2015 dalam melakukan uji coba pertamina memproses (Co&#45;processing) minyak sawit di unit DHDT.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Itu jadi percobaan pertama dari kilang memproduksi BBM dari minyak sawit. Kemudian kita lanjutkan dengan melakukan berbagai penelitian dari aspek katalis, dan di tahun 2019 kita berhasil jadi satu&#45;satunya kilang di Pertamina yang bisa produksi memproduksi Green Diesel (D100) atau Hydrotreated Vegetable Oil (HVO). Setelah itu Kilang Dumai lebih difokuskan untuk dekarbonisasi dari aspek utility sehingga mulai beralih difokuskan di Kilang Cilacap,” jelas Isnandhi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan bahwa saat ini Kilang Dumai juga terus memperluas upaya&#45;upaya transisi energi lainnya. “Kami mulai memanfaatkan natural gas agar ramah lingkungan. Dan kami juga terus meningkatkan penggunaan PLTS dan kini sudah 3,77 MWp baik di perumahan dan fasilitas produksi,” tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada kesempatan tersebut, Pertamina Patra Kilang Dumai juga memaparkan sejumlah langkah&#45;langkah upaya konkret dalam proses pengembangan SAF melalui teknologi co&#45;processing dengan memanfaatkan UCO dengan komposisi injeksi sebesar 5% pada unit Hydrocracker. SAF yang berhasil diproduksi di Kilang DUmai juga telah bersertifikasi berstandar global dari International Sustainability and Carbon Certification (ISCC). Dua sertifikasi penting yang telah dikantongi yaitu ISCC CORSIA dan ISCC EU.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dengan adanya produksi ini kilang dumai membuktikan jadi salah satu jadi kilang andalan ramah lingkungan di Pertamina,” tegasnya&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc dalam mengapresiasi sambutan serta sejumlah inisiatif pengembangan energi ramah lingkungan yang telah dilakukan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah tengah serius mencanangkan program pengembangan E50 (Etanol) hingga coal&#45;to&#45;liquid (CTL) atau minyak dari batu bara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Program tersebut merupakan arahan dari Presiden. Hal itu karena itu dianggap termasuk yang paling cepat untuk menggantikan bensin walaupun tentunya tidak begitu saja tercapai, tapi ini nanti akan disusun roadmap kedepannya,” Pungkas Unggul.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kunjungan DEN dan BRIN tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam memperkuat inovasi dan pengembangan energi ramah lingkungan guna mendukung program pemerintah, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional secara berkelanjutan.(rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/69163713812-img-20260929-wa0000.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 08:46:14 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13912/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-terima-kunjungan-dewan-energi-nasional-bahas-pengembangan-renewable-energy</guid></item><item><title>Bantuan terus Mengalir, PT. Karya Semangat Mandiri Salurkan 7.500 Butir Telur untuk Korban Galodo Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13911/bantuan-terus-mengalir-pt-karya-semangat-mandiri-salurkan-7500-butir-telur-untuk-korban-galodo-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Solok (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Kepedulian terhadap korban bencana galodo di Kabupaten Solok terus berdatangan dari berbagai pihak. Kali ini bantuan datang dari PT. Karya Semangat Mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur PT. Karya Semangat Mandiri Jalmi Usman yang mewakili Aulia, dan Branch Head Nofrizal di Posko Bencana Kabupaten Solok (28/9/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diterima oleh Pemerintah Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas DPRKPP Retni Humaira dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Solok Indra Muchsis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun bantuan yang disalurkan berupa:&lt;br&gt;&#45; Mie Instan: 20 Dus&lt;br&gt;&#45; Air Mineral: 45 Dus&lt;br&gt;&#45; Telur: 7.500 Butir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami dari PT. Karya Semangat Mandiri turut berduka atas bencana yang terjadi di Kabupaten Solok. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara&#45;saudara kita yang terdampak,&quot; ujar Aulia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas DPRKPP Retni Humaira mewakili Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari PT. Karya Semangat Mandiri. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada masyarakat yang tertimpa bencana galodo di Arosuka dan sekitarnya,&quot; ujar Retni Humaira.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Solok memastikan seluruh bantuan yang masuk akan didata dan disalurkan secara tepat sasaran melalui BPBD kepada warga terdampak.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/32192239334-6132e562-20e6-401c-adb2-351fd7b0d3a6.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 20:21:53 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13911/bantuan-terus-mengalir-pt-karya-semangat-mandiri-salurkan-7500-butir-telur-untuk-korban-galodo-solok</guid></item><item><title>17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi</title><link>https://surya24.com/news/detail/13910/17-ranperda-masuk-agenda-dprd-pemkab-kuansing-percepat-pembahasan-regulasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (Surya24.com) —&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mempercepat penyelesaian sejumlah rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang dinilai penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Legislasi Rancangan Peraturan Perundang&#45;undangan yang dipimpin Asisten II Setda Kuansing, Drs. Napisman, di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rakor terungkap, masih terdapat sejumlah Ranperda yang telah melalui proses harmonisasi namun belum ditindaklanjuti organisasi perangkat daerah (OPD). Beberapa rancangan juga masih terkendala kelengkapan persyaratan, termasuk Naskah Akademik (NA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Napisman meminta seluruh OPD proaktif menyelesaikan setiap kendala dan menyusun regulasi sesuai kebutuhan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Daerah memiliki kebutuhan dan karakteristik tersendiri yang membutuhkan landasan hukum sesuai kondisi Kabupaten Kuansing,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, 17 Ranperda telah masuk dalam agenda pembahasan DPRD, termasuk sejumlah regulasi yang bersifat wajib. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilihan kepala desa untuk menyesuaikan pelaksanaan Pilkades serentak 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah regulasi lain yang diprioritaskan meliputi pengelolaan barang milik daerah, pengelolaan sampah, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), pajak dan retribusi daerah, P4GN/narkoba, ketenteraman dan ketertiban umum, serta penyelenggaraan perpustakaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Dinas Pendidikan mendorong percepatan regulasi wajib belajar 13 tahun, sedangkan Diskominfo mengusulkan regulasi turunan terkait pengelolaan pendapatan layanan LPPL Radio 100,9 FM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Napisman menekankan, kelengkapan dan kualitas regulasi harus menjadi perhatian seluruh OPD agar proses harmonisasi hingga pembahasan bersama DPRD berjalan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Regulasi merupakan landasan penting agar setiap program pemerintah daerah dapat dilaksanakan secara tertib dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(netri)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/45892373781-0a1daae0-a48e-4331-8ad3-d742cd40b01f.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 20:18:49 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13910/17-ranperda-masuk-agenda-dprd-pemkab-kuansing-percepat-pembahasan-regulasi</guid></item><item><title>Polres Kuansing Berikan Santunan dan Sembako kepada Warga Penderita Kanker di Desa Sawah</title><link>https://surya24.com/news/detail/13909/polres-kuansing-berikan-santunan-dan-sembako-kepada-warga-penderita-kanker-di-desa-sawah</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;KUANTANSINGINGI (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;– Polres Kuantan Singingi menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan memberikan bantuan sosial berupa uang santunan dan sembako kepada seorang warga yang menderita penyakit kanker di Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diberikan kepada Bayu Prasetyo (23), warga Desa Sawah yang tengah menjalani kondisi kesehatan akibat penyakit kanker. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang sedang menghadapi kondisi sulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit membantu meringankan beban keluarga dan memberikan dukungan kepada saudara kita yang sedang menjalani pengobatan. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis,” ujar AKBP Hidayat Perdana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui perhatian terhadap kondisi sosial warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap Bayu dan keluarga diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menjalani proses pengobatan. Jangan merasa sendiri, karena ada kepedulian dan perhatian dari lingkungan sekitar maupun Polri,” tambah AKBP Hidayat Perdana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang diserahkan berupa uang santunan dan tiga kaleng susu Ensure Gold.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dilaksanakan oleh KBO Sat Binmas Polres Kuansing IPDA Kenny Febryan Pilavi bersama Kanit Binkamsa AIPTU Aprial Pindes, Kanit Bintibsos AIPDA Adria Novel, Banit Sat Binmas BRIGADIR Silja Gandi, S.H., serta anggota Seksi Humas Polres Kuansing BRIGADIR Arief Nurhakim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuansing berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Bayu dan keluarganya serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kepedulian dan komunikasi yang humanis.(netri)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melindungi Tuah, Menjaga Marwah&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/84701232180-2ea542c0-985a-4084-991f-524c5a80dfb2.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 20:17:37 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13909/polres-kuansing-berikan-santunan-dan-sembako-kepada-warga-penderita-kanker-di-desa-sawah</guid></item><item><title>Pengurus KONI Kota Dumai Periode 2026&#45;2030 Resmi Dilantik</title><link>https://surya24.com/news/detail/13908/pengurus-koni-kota-dumai-periode-20262030-resmi-dilantik</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;DUMAI (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &#45; Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai menggelar pelantikan kepengurusan masa bakti 2026&#45;2030 sekaligus rapat kerja di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Senin (28/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Abdul Kadir Jailani, S.H atau AKJ resmi memimpin KONI Kota Dumai untuk masa bakti 2026&#45;2030. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Riau Ir. Iskandar Hoesin, M.H.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E., perwakilan Forkopimda, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pengurus KONI dari 12 kabupaten/kota se&#45;Provinsi Riau dan insan pers.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan juga diikuti perwakilan 42 cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah pembinaan KONI Kota Dumai. Kehadiran para pengurus cabor menjadi bagian penting dalam penyusunan program pembinaan olahraga di Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua KONI Dumai Abdul Kadir Jailani mengatakan kepengurusan yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan atlet dan meningkatkan koordinasi bersama seluruh cabang olahraga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kita ingin kepengurusan KONI Dumai periode 2026&#45;2030 ini dapat bekerja bersama seluruh cabor untuk membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan,” kata Abdul Kadir Jailani.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, rapat kerja menjadi ruang untuk menyatukan program dan menyusun langkah yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing&#45;masing cabang olahraga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Rapat kerja ini penting untuk menyusun program bersama, sehingga apa yang dilakukan KONI dan cabor memiliki arah yang jelas dan dapat memberikan dampak terhadap prestasi olahraga Dumai,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua KONI Provinsi Riau Ir. Iskandar Hoesin, M.H. mengatakan pelantikan kepengurusan KONI kabupaten dan kota merupakan bagian dari proses organisasi dalam memastikan pembinaan olahraga berjalan sesuai aturan dan program yang telah ditetapkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Pelantikan ini merupakan amanah organisasi. Setelah dilantik, pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi dan melakukan pembinaan terhadap atlet maupun cabang olahraga,” kata Iskandar Hoesin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga dalam membangun prestasi olahraga di daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Prestasi tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara KONI, pemerintah daerah, cabor, pelatih dan atlet agar pembinaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap kepengurusan KONI Dumai yang baru. Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan kerja bersama dengan melibatkan berbagai unsur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Pemerintah Kota Dumai tentunya mendukung upaya pembinaan olahraga. Kita berharap pengurus yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan terus membangun koordinasi dengan seluruh cabor,” kata Sugiyarto.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sugiyarto juga membuka secara langsung rapat kerja KONI Kota Dumai masa bakti 2026&#45;2030. Rapat tersebut menjadi forum untuk membahas program dan agenda organisasi selama periode kepengurusan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Rapat kerja ini kita harapkan dapat menghasilkan program yang realistis dan bisa dilaksanakan. Yang paling penting adalah bagaimana program tersebut dapat mendukung pembinaan atlet dan perkembangan olahraga di Kota Dumai,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan dilantiknya kepengurusan baru serta dimulainya rapat kerja, KONI Kota Dumai memasuki periode baru pembinaan olahraga dengan melibatkan seluruh cabor. Agenda tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menyusun program kerja dan memperkuat koordinasi olahraga di Kota Dumai hingga 2030. (rls/mk)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/54347405474-img-20260928-wa0035.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:49:14 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13908/pengurus-koni-kota-dumai-periode-20262030-resmi-dilantik</guid></item><item><title>Ketua IAD Sumbar Turun Langsung, Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Kabupaten Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13907/ketua-iad-sumbar-turun-langsung-salurkan-bantuan-untuk-korban-galodo-kabupaten-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;– Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok kembali ditunjukkan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. Ketua IAD Daerah Sumatera Barat, Ny. Septie Dedie, menyerahkan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana di Posko Kejaksaan RI Peduli Bencana, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, S.H., M.H., Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Ketua GOW Kabupaten Solok Ny. Lian Oktavia Candra, S.Pd., serta sejumlah pejabat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Solok Nurwendah Arumsari, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., dan sejumlah kepala OPD terkait.&lt;br&gt;Ny. Septie Dedie mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kejaksaan melalui IAD terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Semoga masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Ny. Septie.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran IAD tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik, tetapi juga dengan memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menjalani masa sulit akibat bencana.&lt;br&gt;Bantuan kemudian diterima Pemerintah Kabupaten Solok untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian IAD Kejati Sumbar.&lt;br&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari IAD Kejati Sumatera Barat. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan perhatian dan dukungan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Candra berharap kepedulian berbagai pihak terus memperkuat semangat kebersamaan dalam penanganan pascabencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai penyerahan bantuan, Ny. Septie Dedie bersama Kajati Sumbar dan rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi terdampak galodo.&lt;br&gt;Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga dan lingkungan terdampak sekaligus memberikan dukungan moril.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana, kehadiran IAD menjadi bagian dari dukungan lintas lembaga untuk membantu proses pemulihan Kabupaten Solok.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/73117696214-fcd11999-fd5d-448b-bbce-b58540a6e6e6.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:30:15 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13907/ketua-iad-sumbar-turun-langsung-salurkan-bantuan-untuk-korban-galodo-kabupaten-solok</guid></item><item><title>IAD Kejati Sumbar Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Galodo di Kabupaten Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13906/iad-kejati-sumbar-salurkan-bantuan-sosial-untuk-korban-bencana-galodo-di-kabupaten-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Solok (Surya24.com) —&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &amp;nbsp;Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat korban bencana galodo di Kabupaten Solok, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Posko Kejaksaan RI Peduli Bencana dan dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat Dedie Tri Hariyadi, S.H., M.H. , Ketua IAD Daerah Sumatera Barat, Ny. Sefti Dedie beserta rombongan, &amp;nbsp;Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua TP PKK &amp;nbsp;Kab. Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu. S.Si, M.Si., Ketua GOW Kab.Solok Ny. Lian Oktavia Candra. S.Pd., Kepala Kejaksaan Negeri Solok Nurwendah Arumsari, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., serta sejumlah Kepala OPD Kabupaten Solok terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan sosial tersebut disampaikan oleh Ketua IAD Daerah Sumatera Barat, Ny. Sefti Dedie, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kejaksaan melalui IAD kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaiannya, Ny. Sefti Dedie menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian IAD Kejati Sumbar kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Semoga masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IAD Kejati Sumbar atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Solok.&lt;br&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari IAD Kejati Sumatera Barat. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan perhatian dan dukungan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wabup juga berharap kepedulian dari berbagai pihak dapat terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung proses pemulihan di wilayah Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai penyerahan bantuan secara simbolis di Posko Kejaksaan RI Peduli Bencana, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan langsung ke lokasi masyarakat yang terdampak bencana galodo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan bahwa sinergi dan kepedulian seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi pascabencana. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi, serta masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses penanganan dan pemulihan bagi warga yang terdampak.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/17790386509-2d667f40-453f-4b19-831f-591b0f8728d2.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:15:38 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13906/iad-kejati-sumbar-salurkan-bantuan-sosial-untuk-korban-bencana-galodo-di-kabupaten-solok</guid></item><item><title>Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Banjir Bandang Arosuka Kab Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13905/rapat-evaluasi-penanganan-bencana-banjir-bandang-arosuka-kab-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; — Pemerintah Kabupaten Solok bersama unsur TNI, Polri, BPBD, BNPB, OPD terkait serta berbagai instansi dan relawan melaksanakan rapat evaluasi penanganan bencana di Posko Utama Kabupaten Solok, Minggu malam, 27 September 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat evaluasi tersebut digelar untuk melihat perkembangan penanganan pascabencana, mengevaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan, sekaligus menyusun strategi dan pembagian tugas untuk percepatan pembersihan serta pemulihan di sejumlah lokasi terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam evaluasi tersebut, Kodim 0309 menyampaikan bahwa pekerjaan pembersihan di kawasan perumahan telah mencapai sekitar 80 persen. Kodim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja sama dalam penanganan bencana dan mengimbau instansi yang belum bergabung agar dapat turut berpartisipasi dalam upaya percepatan pemulihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kegiatan selanjutnya, rapat evaluasi akan dilaksanakan pada malam hari guna mengevaluasi hasil pekerjaan dan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan pada hari berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pelaksanaan kegiatan Senin, 28 September 2026, disiapkan sejumlah personel gabungan yang terdiri dari 150 personel TNI, 80 personel Polri, 25 personel TNI AL, 35 personel Brimob, 40 personel Satpol PP, 30 personel Damkar, 9 personel BPBD Sawahlunto, 5 personel BPBD Dharmasraya, serta 10 personel BPBD Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari unsur TNI AL dilaporkan telah dilakukan pembersihan di dua lokasi, yakni kawasan DPMN dan perumahan masyarakat. Pembersihan di perumahan masyarakat telah dinyatakan selesai, namun masih diperlukan penyemprotan air untuk membersihkan sisa lumpur di bahu jalan. Sementara itu, pembersihan di kawasan DPMN masih terkendala banyaknya batu dan material lumpur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;TNI AL juga mengusulkan agar pegawai dari kantor yang menjadi lokasi pembersihan dapat turut membantu dan bekerja sama dengan personel di lapangan sehingga proses pembersihan dapat diselesaikan lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, unsur Brimob menyampaikan perlunya mengoptimalkan kembali keterlibatan relawan untuk membantu pembersihan kawasan perkantoran. Pengendalian peralatan juga perlu diperhatikan agar seluruh alat yang digunakan dapat beroperasi secara maksimal dan tidak ada peralatan yang berhenti bekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kawasan Kantor Inspektorat, progres pembersihan telah mencapai sekitar 80 persen, sedangkan pembersihan di kawasan DPRD Kabupaten Solok direncanakan dilaksanakan pada Senin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari unsur Polres, pembersihan di kawasan perumahan juga telah mencapai hampir 80 persen. Mengingat sejumlah alat berat telah terkonsentrasi di kawasan perumahan, maka untuk kegiatan berikutnya alat berat akan diarahkan ke kawasan perkantoran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres juga mengingatkan agar pengoperasian alat berat diiringi dengan ketersediaan mobil dump truck sehingga material hasil pembersihan dapat segera diangkut dan tidak menumpuk di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan Satpol PP dan Damkar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satpol PP dan Damkar menyampaikan bahwa penanganan bencana juga mendapat dukungan dari Damkar Kota Bukittinggi, Damkar Kabupaten Sijunjung dan Damkar Kota Sawahlunto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kegiatan berikutnya, disiapkan 40 personel Satpol PP dan 30 personel Damkar sesuai kebutuhan penanganan di lapangan. Dukungan dari Damkar kabupaten dan kota lainnya masih diperlukan, terutama karena adanya kendala biaya operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga saat ini, kebutuhan operasional bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung kegiatan penanganan telah mencapai sekitar 1.500 liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Percepatan Pembersihan dan Infrastruktur&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Pekerjaan Umum menyampaikan sejumlah dukungan peralatan untuk percepatan penanganan. Beberapa alat berat dari BPJN telah ditarik, namun terdapat perpanjangan penggunaan alat berat selama tiga hari. Saat ini BPJN mengoperasikan empat unit alat untuk mendukung pembersihan di kawasan DPRD, gerbang Kantor DPRD dan perumahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pekerjaan juga diarahkan pada pembersihan drainase, bahu jalan dan normalisasi sungai. Terdapat tambahan lima unit dump truck serta dukungan alat berat lainnya, termasuk excavator untuk membantu pembersihan di sejumlah OPD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pekerjaan di kawasan Sekretariat DPRD, Inspektorat Daerah dan Dinas Pariwisata juga dijadwalkan dapat dilaksanakan pada Senin. Sementara itu, normalisasi sungai tetap dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masing&#45;masing OPD juga diminta menyiapkan surat terkait penanganan dalam situasi tanggap darurat sebagai bagian dari dukungan administrasi pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Fokus Angkut Material dan Sampah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut memperkuat penanganan dengan melaksanakan pembersihan dan pengangkutan sampah menggunakan tiga unit truk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Material hasil pembersihan diarahkan ke empat titik pembuangan, yakni kawasan Polres Arosuka, Jalur Dua Roda Minang, THKW dan Jorong Lubuk Selasih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH sebelumnya juga telah melakukan penyisiran di kompleks kantor DPMN dan Dinas Pertanian serta melaksanakan gotong royong secara manual. Untuk mempercepat pengangkutan, direncanakan penambahan enam unit dump truck.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi Pengungsi dan Dapur Umum&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Sosial melaporkan terdapat titik pengungsian di rumah Wakil Bupati dan Guest House. Pengungsi yang sebelumnya berada di Guest House telah kembali ke rumah masing&#45;masing, sedangkan di rumah Wakil Bupati masih terdapat sekitar 30 jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pengungsian terpusat, terdapat masyarakat yang melakukan pengungsian secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kebutuhan konsumsi, telah disiapkan sekitar 1.900 bungkus makanan, termasuk dukungan sembako bagi warga di Perumahan Griya serta personel TNI. Operasional dapur umum juga mendapat dukungan dari Dinas Sosial Provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelayanan Kesehatan dan Kebutuhan Air Bersih&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Kesehatan melaporkan masih terdapat dua pasien yang dirawat di RSUP M. Djamil Padang, sementara terdapat sembilan orang dengan luka ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu kendala yang masih dihadapi adalah keterbatasan air bersih. Dinas Kesehatan juga telah melakukan pendataan dan penanganan terhadap kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pelayanan kesehatan, dilakukan pula kegiatan pemulihan psikologis atau trauma healing di Pos Pemuda bagi masyarakat terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbaikan Jaringan Air Bersih&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PDAM melaporkan kerusakan pada pipa utama yang terdampak mulai dari kawasan Perumahan Kayu Aro hingga kawasan perkantoran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PDAM telah berkoordinasi dengan Kepala Balai untuk pengadaan pipa. Pekerjaan perbaikan juga terus dilakukan, termasuk pengerjaan pipa di depan Kantor Bupati, meskipun masih menghadapi kendala peralatan dan proses pemindahan material batu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditargetkan kawasan perkantoran dapat kembali memperoleh aliran air pada Senin. Dukungan tambahan juga akan diberikan oleh PT Wijaya Karya sebanyak tujuh orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, distribusi air akan dilakukan menggunakan mobil tangki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendataan Rumah Terdampak&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas PUPR menyampaikan hasil pendataan rumah terdampak bencana yang telah dilakukan secara cepat dan divalidasi bersama pihak nagari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pendataan tersebut terdapat:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;* 18 unit rumah rusak berat&lt;br&gt;* 11 unit rumah rusak sedang&lt;br&gt;* 39 unit rumah rusak ringan&lt;br&gt;* 1 unit rumah terendam&lt;br&gt;* 3 unit rumah rawan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Total terdapat 72 unit rumah yang akan ditindaklanjuti melalui SK Bupati sebagai dasar penanganan selanjutnya, termasuk untuk kebutuhan Dana Tunggu Hunian (DTH).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data tersebut telah divalidasi bersama pihak nagari dan selanjutnya dilakukan verifikasi bersama unsur Forkopimda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arahan BPBD dan BNPB&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPBD menyampaikan adanya tambahan tiga unit dump truck untuk mendukung proses pembersihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPBD juga mengharapkan peran aktif para ASN, khususnya pegawai yang kantornya terdampak, untuk dapat hadir dan membantu proses pembersihan di kantor masing&#45;masing. Kepala OPD terkait juga diharapkan dapat hadir apabila kantor atau fasilitas yang menjadi tanggung jawabnya terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang sebelumnya bekerja di kawasan perumahan juga diarahkan untuk membantu proses pembersihan di kawasan perkantoran. Selain itu, peralatan semprot BPBD akan diberdayakan untuk membantu proses penyemprotan di kawasan perkantoran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari unsur BNPB, dilakukan kajian menggunakan aplikasi InaRISK di kawasan perumahan untuk memperoleh gambaran risiko dan kondisi terdampak secara lebih mendalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BNPB juga menyoroti masih adanya alat berat di kawasan perumahan yang belum dapat bekerja secara optimal akibat kendala BBM. Selain pembersihan kawasan terdampak, percepatan penanganan juga dilakukan melalui normalisasi sungai serta pemenuhan kebutuhan Dana Tunggu Hunian (DTH).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui rapat evaluasi ini, seluruh unsur yang terlibat diharapkan terus memperkuat koordinasi dan gotong royong di lapangan. Percepatan pembersihan kawasan perumahan, perkantoran, fasilitas umum, drainase, jalan dan sungai menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan penanganan berjalan efektif, terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/41200720722-02e549ee-e5a0-4195-872b-0605d0d47041.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:06:48 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13905/rapat-evaluasi-penanganan-bencana-banjir-bandang-arosuka-kab-solok</guid></item><item><title>APBD&#45;P Kuansing Naik, Desi Guswita : Jangan Sampai Anggaran Bertambah Tapi Program Untuk Rakyat Justru Hilang</title><link>https://surya24.com/news/detail/13904/apbdp-kuansing-naik-desi-guswita--jangan-sampai-anggaran-bertambah-tapi-program-untuk-rakyat-justru-hilang</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TELUKKUANTAN (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kuantan Singingi meminta Pemerintah Daerah tidak sekadar berbicara tentang perubahan angka dalam APBD, Tetapi memastikan setiap perubahan anggaran benar&#45;benar memberikan manfaat bagi masyarakat, Senin(28/09/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PKB, Desi Guswita, SE MM saat menyampaikan Pandangan Umum Fraksi PKB terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fraksi PKB mencermati pendapatan daerah yang meningkat dari sekitar Rp1,553 Triliun menjadi Rp1,651 Triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenaikan tersebut, menurut Desi, Seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat pembangunan dan pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, Di saat pendapatan meningkat, Fraksi PKB justru mempertanyakan adanya sejumlah program pembangunan fisik yang berkurang, bergeser, Bahkan tidak lagi tercantum sebagaimana rencana awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD Desi Guswita, SE MM Pada media ini juga menyampaikan;&amp;nbsp;&lt;br&gt;““Kalau pendapatan daerah naik, Pertanyaan kami sederhana: Masyarakat mendapatkan apa?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;““Jangan sampai anggaran bertambah, Tetapi program yang dibutuhkan rakyat justru hilang,” Tegas Desi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Masyarakat tidak hanya membutuhkan angka APBD yang besar, Tetapi membutuhkan bukti nyata di lapangan: Jalan yang dibangun, Sekolah yang layak, Fasilitas pelayanan yang memadai, Serta pembangunan yang benar benar menyentuh kebutuhan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Fraksi PKB meminta TAPD menjelaskan secara terbuka kegiatan fisik yang berubah, Mulai dari pagu awal, Perubahan anggaran, Alasan pengurangan atau penghapusan, Hingga kepastian apakah kegiatan tersebut akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*•Tunda Bayar Jangan Dibiarkan Menjadi Beban•*&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fraksi PKB juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan tunda bayar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desi meminta pemerintah daerah menyampaikan secara rinci total tunda bayar, OPD dan kegiatan yang memiliki kewajiban, Nilai yang belum dibayarkan, Penyebabnya, serta sumber anggaran untuk penyelesaiannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tunda bayar bukan sekadar angka, Di balik angka itu ada kewajiban pemerintah yang harus diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan sampai kita bicara program baru, Sementara kewajiban sebelumnya belum jelas penyelesaiannya,” Kata Desi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*•Utang Rp50 Miliar Harus Jelas Manfaatnya•*&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sorotan berikutnya adalah adanya pembiayaan melalui utang daerah sebesar Rp50 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fraksi PKB meminta pemerintah menjelaskan untuk apa utang tersebut digunakan, Siapa pemberi pinjaman, Jangka waktu, bunga, Kewajiban pengembalian, Serta manfaat konkret yang akan diterima masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Desi, Persoalan ini harus dijelaskan secara terbuka karena utang pada akhirnya menjadi kewajiban keuangan daerah yang harus diperhitungkan dalam kemampuan fiskal pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fraksi PKB juga meminta penjelasan mengenai SILPA sekitar Rp 8,395 Miliar, termasuk apakah SILPA tersebut berasal dari efisiensi atau terdapat kegiatan yang tidak terlaksana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*•PKB Minta TAPD Buka Data, Bukan Sekadar Narasi•*&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan pembahasan Perubahan APBD berjalan transparan, Fraksi PKB meminta TAPD memberikan jawaban tertulis dan dilengkapi data mengenai perubahan pendapatan dan belanja, Pembangunan fisik yang dikurangi atau dihapus, Tunda bayar, Penggunaan utang Rp50 miliar, Sumber SILPA, Serta kegiatan yang ditunda ke 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak membutuhkan jawaban yang panjang, Kami membutuhkan jawaban yang jelas, Angka yang benar dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan,” Tegas Desi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Fraksi PKB, Pembahasan APBD bukan sekadar persoalan teknis antara pemerintah dan DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di balik setiap angka terdapat uang rakyat dan harapan masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ketika pendapatan naik, masyarakat harus mendapatkan manfaat, Ketika belanja berubah, harus ada alasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika pembangunan ditunda, Harus ada kepastian, Dan ketika pemerintah mengambil utang, Harus jelas untuk apa dan bagaimana mengembalikannya,” Ujar Desi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fraksi PKB menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara kritis, Konstruktif, dan bertanggung jawab, Agar Perubahan APBD 2026 tidak hanya menghasilkan perubahan angka di atas kertas, Tetapi benar&#45;benar menghadirkan pembangunan dan pelayanan yang dirasakan masyarakat Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin APBD benar&#45;benar kembali kepada rakyat, Karena yang kita kelola Bukan Uang Pribadi Pemerintah, tetapi uang rakyat dan amanah rakyat,”Tutup Desi.(netri)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/73957772956-f1826995-33b3-4b5f-95a7-664a17a132c2.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:04:58 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13904/apbdp-kuansing-naik-desi-guswita--jangan-sampai-anggaran-bertambah-tapi-program-untuk-rakyat-justru-hilang</guid></item><item><title>Septian Nugraha Apresiasi HUT ke&#45;3 PPSKS, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan</title><link>https://surya24.com/news/detail/13903/septian-nugraha-apresiasi-hut-ke3-ppsks-perkuat-silaturahmi-dan-kebersamaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Mandau (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, S.E., M.IP mengapresiasi peringatan hari jadi ke&#45;3 PPSKS DPD Kabupaten Bengkalis yang berlangsung penuh kekeluargaan di Kecamatan Mandau, Sabtu (26/08/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Septian menilai keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti PPSKS memiliki peran penting dalam menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan serta membangun kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Semoga PPSKS semakin solid, kompak dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan untuk bersama&#45;sama membangun Kabupaten Bengkalis,” ujar Septian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Kasmarni juga menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi ke&#45;3 PPSKS. Ia berharap PPSKS semakin maju, solid dan mampu menjadi bagian dalam memperkuat persaudaraan serta mendukung pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi di tengah keberagaman suku, budaya, agama dan latar belakang masyarakat di Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Riau H. Khairul Umam, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Syaiful Ardi, Ketua DPD PPSKS Kabupaten Bengkalis Sofrizal Sunando beserta jajaran, Ketua Panitia Samuza Sambodo, unsur Forkopimcam Mandau, tokoh masyarakat, tokoh organisasi, pemuda serta masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al&#45;Qur’an, doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan, penyerahan bantuan dan foto bersama.(ndi)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/41667899971-img-20260928-wa0019.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:01:42 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13903/septian-nugraha-apresiasi-hut-ke3-ppsks-perkuat-silaturahmi-dan-kebersamaan</guid></item><item><title>SMAN 1 Pantai Cermin Peduli Galodo Arosuka, Siswa Gerak Cepat Bersihkan Sedimen Rumah Terdampak</title><link>https://surya24.com/news/detail/13902/sman-1-pantai-cermin-peduli-galodo-arosuka-siswa-gerak-cepat-bersihkan-sedimen-rumah-terdampak</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com) —&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; Kepedulian terhadap warga terdampak bencana galodo Arosuka ditunjukkan keluarga besar SMAN 1 Pantai Cermin. Sejumlah siswa yang tergabung dalam PMI dan Pramuka SMAN 1 Pantai Cermin turun langsung membantu membersihkan sedimen lumpur, pasir dan material galodo yang memenuhi rumah warga terdampak, Minggu (27/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan secara bersama&#45;sama dengan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pantai Cermin, sebagai bentuk kolaborasi antara generasi muda pelajar dan organisasi kepemudaan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SMAN 1 Pantai Cermin, Maulida Khairati, S.Y., M.Si., memberikan dukungan terhadap keterlibatan para siswa dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran nyata bagi siswa bahwa kepedulian terhadap sesama tidak hanya diwujudkan melalui kata&#45;kata, tetapi juga dengan turun langsung membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesampainya di lokasi, siswa PMI dan Pramuka bersama anggota PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pantai Cermin langsung bergerak membersihkan endapan lumpur, pasir dan material lainnya yang masih memenuhi rumah warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan peralatan yang tersedia, mereka bekerja secara bergotong royong. Para siswa dan pemuda saling membantu mengangkat material dari dalam rumah serta membersihkan lingkungan sekitar yang terdampak galodo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi tersebut membuat proses pembersihan dapat dilakukan secara lebih cepat. Tenaga para pelajar berpadu dengan pengalaman dan tenaga para pemuda dalam membantu warga mengembalikan kondisi rumah mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat terdampak, kehadiran para pelajar dan pemuda tersebut menjadi dukungan yang sangat berarti. Selain membantu pekerjaan fisik, kebersamaan itu juga memberikan semangat kepada warga untuk segera bangkit dari dampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dapat mempertemukan berbagai unsur masyarakat. Sekolah, organisasi kepemudaan dan warga dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing&#45;masing dalam menghadapi kondisi pascabencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Galodo yang melanda kawasan Arosuka membawa material lumpur, pasir dan batu ke sejumlah kawasan terdampak. Hingga kini, proses pembersihan dan pemulihan masih terus dilakukan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterlibatan PMI dan Pramuka SMAN 1 Pantai Cermin bersama PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pantai Cermin menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap masyarakat. Mereka hadir bukan hanya sebagai pelajar dan organisasi kepemudaan, tetapi sebagai bagian dari kekuatan sosial yang membantu warga di tengah kondisi sulit.&lt;br&gt;Semangat kolaborasi dan gotong royong tersebut diharapkan terus terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepedulian lintas kelompok menjadi modal penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat dan lingkungan yang terdampak bencana galodo Arosuka.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/7519446609-img_6762.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 18:58:38 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13902/sman-1-pantai-cermin-peduli-galodo-arosuka-siswa-gerak-cepat-bersihkan-sedimen-rumah-terdampak</guid></item><item><title>Septian Nugraha Meriahkan Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI, Siapkan Turnamen Berkelanjutan</title><link>https://surya24.com/news/detail/13901/septian-nugraha-meriahkan-turnamen-domino-orado-piala-panglima-tni-siapkan-turnamen-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bengkalis (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;– Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis sekaligus Ketua Federasi Olahraga Domino (Orado) Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP, turut memeriahkan Open Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke&#45;81 TNI Tahun 2026, Minggu (27/08/2026).&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Dalam sambutannya, Septian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen yang diikuti 128 tim tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Turnamen ini jangan berhenti hanya pada perebutan piala. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga domino menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun silaturahmi dan melahirkan prestasi. Insya Allah, kita akan terus melanjutkan turnamen ini secara berkelanjutan. Setelah Piala Panglima TNI, kita berharap dapat menghadirkan Piala Bupati Bengkalis hingga Piala Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis. Mari kita jadikan Orado sebagai olahraga yang mampu menyatukan masyarakat dan mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis,” ujar Septian.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kodim 0303 Bengkalis, TNI&#45;Polri, pemerintah daerah, panitia dan seluruh peserta atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen. Menurutnya, semakin banyak kegiatan positif yang digelar, semakin besar pula ruang bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan mengembangkan potensi olahraga di daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priyatno, S.Sos., M.I.P., mengatakan turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan, menjaga sportivitas serta memperkuat sinergi selama pertandingan.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Raih prestasi terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bupati Bengkalis Kasmarni, melalui Asisten I Setda Bengkalis Dr. H. Aready, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi, kebersamaan serta memperkuat sinergi TNI, pemerintah dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bupati berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga suasana pertandingan tetap aman dan tertib. “Kemenangan bukan hanya soal membawa pulang piala, tetapi juga tentang lahirnya persahabatan dan semakin kuatnya kebersamaan,” ujarnya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Mandau, Camat Pinggir, Camat Bathin Solapan, Camat Talang Muandau, Danramil, perwakilan Polres Bengkalis, para pejabat dan kepala OPD, lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, jajaran TNI&#45;Polri, panitia serta para peserta dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Open Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 TNI Tahun 2026, sekaligus menjadi bagian dari upaya Orado Kabupaten Bengkalis untuk terus mengembangkan olahraga domino sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi masyarakat.(ndi)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/87905873403-img-20260928-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 18:49:48 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13901/septian-nugraha-meriahkan-turnamen-domino-orado-piala-panglima-tni-siapkan-turnamen-berkelanjutan</guid></item><item><title>Heboh, Potongan Tangan Ditemukan di Lokasi Galodo Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13900/heboh-potongan-tangan-ditemukan-di-lokasi-galodo-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Solok (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Hari keenam pascabencana galodo yang melanda kawasan Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali diwarnai temuan yang sempat menggegerkan warga. Sebuah benda yang menyerupai potongan tangan ditemukan petugas saat membersihkan material lumpur di sekitar Rumah Makan Kayu Aro, Minggu (27/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan tersebut sontak membuat warga yang berada di sekitar lokasi geger. Petugas kemudian mengamankan temuan itu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah benar merupakan bagian tubuh manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, dalam penanganan bencana galodo tersebut, petugas telah menemukan dua korban meninggal dunia. Setelah penemuan dua korban tersebut, hingga hari keenam belum ada laporan resmi tambahan terkait warga yang dinyatakan hilang dari pihak keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, temuan benda yang diduga potongan tangan pada saat proses pembersihan lumpur kembali menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga yang menyaksikan proses evakuasi pun sempat menduga benda tersebut merupakan bagian tubuh korban galodo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Kayu Aro, muncul dugaan bahwa benda yang ditemukan tersebut bukan bagian tubuh manusia. Berdasarkan informasi sementara, benda itu diduga merupakan bagian tubuh binatang beruang (biruang).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, SH, MM, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap temuan tersebut setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt kepala Dinas kesehatan Kabupaten Solok, Alber Putri Eka Surya, S.K.M. M.M. juga membenarkan potongan tangan tersebut bukan tangan manusia, di Posko bencana di depan kantor Bupati Solok&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, kepastian mengenai identitas temuan tersebut tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Petugas hingga kini masih melakukan pembersihan material galodo serta pemantauan terhadap kemungkinan adanya korban maupun temuan lain di sejumlah titik terdampak.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/13995695771-img_6761.jpeg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 18:29:27 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13900/heboh-potongan-tangan-ditemukan-di-lokasi-galodo-solok</guid></item><item><title>Pemko Solok Salurkan Bantuan untuk Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok</title><link>https://surya24.com/news/detail/13899/pemko-solok-salurkan-bantuan-untuk-penanganan-banjir-bandang-di-kabupaten-solok</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;SOLOK KOTA (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&#45; Bencana banjir bandang yang terjadi di Aro Suka, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026), langsung direspon Pemerintah Kota Solok melalui perangkat dan relawan dengan bergerak cepat bersama memberikan dukungan dalam penanganan dilapangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rabu (23/09) yang dipimpin langsung Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Walikota H. Suryadi Nurdal, SH yang diawali dengan Apel bersama Tim Relawan Gabungan di Halaman Balaikota Solok. Sehingga tim relawan bergerak lebih terkoordinir dan terarah menuju Kabupaten Solok untuk menyerahkan bantuan dan membantu penanganan bencana.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain didampingi Wakil Wali Kota dalam penyerahan bantuan, turut mendampingi Sekretaris Daerah, Ketua TP. PKK, beberpa Kepala OPD, Direktur PDAM Pincuran Gadang, Personel BPBD, DLH serta para relawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bantuan diterima langsung Bupati Solok Jon Firman Pandu yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, Penyerahan berlangsung di Posko Penanganan Bencana yang berada di halaman Kantor Bupati Solok yang ditempat lokasi yang terdampak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bantuan yang disalurkan berupa bantuan dana sebesar Rp100 juta, peralatan serta kebutuhan sehari&#45;hari bagi masyarakat terdampak. Selain itu, Pemerintah Kota Solok juga mengerahkan 174 relawan untuk turut membantu proses penanganan bencana di lapangan serta berbagai sarana pendukung, termasuk mobil pemadam kebakaran, truk tangki air minum dari PDAM, 2 unit truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok turut diturunkan untuk membantu percepatan penanggulangan bencana.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat penyerahan Wali Kota Solok mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Solok terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kita berharap, semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Serta semua upaya penanganan di lapangan berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Wali Kota.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemerintah Kota Solok berharap sinergi dan kepedulian antarwilayah dapat terus terjalin dalam menghadapi kondisi kebencanaan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan bantuan dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemerintah Kota Solok turut mengambil bagian dengan memberikan dukungan kemanusiaan dan bantuan bagi masyarakat terdampak, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar daerah, apalagi pada dasarnya Solok itu bersaudara kandung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rasa keprihatinan tersebut menyelimuti Pemerintah Kota Solok yang sedang bersatu dalam mematangkan berbagai persiapan yang panjang pelaksanaan agenda daerah dan provinsi serta nasional yang akan berlangsung dalam hitungan hari di Kota Solok, di antaranya Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 serta Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) yang masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persiapan telah dilakukan dengan matang melalui perencanaan, koordinasi dan pembagian tugas lintas perangkat daerah. Sebagai daerah yang dipercaya menjadi bagian dari penyelenggaraan berbagai agenda tersebut, Pemerintah Kota Solok berkewajiban memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rincian tugas yang telah direncakan.(zon)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/40411169986-img-20260927-wa0020.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 16:13:09 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13899/pemko-solok-salurkan-bantuan-untuk-penanganan-banjir-bandang-di-kabupaten-solok</guid></item><item><title>Wali Kota Solok Lepas Benih Ikan di Kelurahan Nan Balimo</title><link>https://surya24.com/news/detail/13898/wali-kota-solok-lepas-benih-ikan-di-kelurahan-nan-balimo</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;SOLOK KOTA (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &#45; Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra. menghadiri sekaligus melepas benih ikan dalam kegiatan restocking atau pelepasan benih ikan di perairan umum yang berlokasi di Kelurahan Nan Balimo, Kota Solok.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam Kegiatan restocking adalah salah satu upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus memulihkan fungsi perairan umum sebagai ekosistem akuatik. Pelepasan benih ikan diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan populasi ikan dan keseimbangan ekosistem perairan sungai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa menjaga kelestarian perairan umum merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, kelestarian, serta keberlangsungan ekosistem perairan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kota Solok, Kapolsek Kota Solok,Koramil 0309 Solok, Pengurus Balai PemBibitan Ikan(BBI), Lurah serta tokoh masyarakat setempat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemerintah Kota Solok berharap kegiatan restocking dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Selain menjaga keberadaan sumber daya ikan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama menjaga perairan umum sebagai bagian dari kekayaan alam daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan bersinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kelestarian perairan umum di Kota Solok diharapkan dapat terus terjaga sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi Muda mendatang.(zon)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/29755710642-img-20260927-wa0018.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 15:23:06 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13898/wali-kota-solok-lepas-benih-ikan-di-kelurahan-nan-balimo</guid></item><item><title>Dari Usaha Kecil, Tumbuh Harapan Besar: Kisah UMKM Dumai Menemukan Jalan Bersama Pertamina</title><link>https://surya24.com/news/detail/13897/dari-usaha-kecil-tumbuh-harapan-besar-kisah-umkm-dumai-menemukan-jalan-bersama-pertamina</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh Ridwan Safri&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;ADA MASA &lt;/strong&gt;ketika dunia terasa berjalan lebih lambat. Jalanan sepi, aktivitas dibatasi, dan banyak orang memilih tinggal di rumah. Di tengah suasana itu, Citra Sari, S.Hum., justru mencoba mencari satu jawaban sederhana: apa yang bisa dibuat dan dijual untuk bertahan?&lt;br&gt;Pertanyaan itu kemudian membawa Citra pada sebuah gagasan yang kelak menjadi bagian penting dari perjalanan usahanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mulai memikirkan makanan yang tidak cepat rusak. Donat yang sebelumnya dibuatnya hanya mampu bertahan beberapa hari. Setelah itu teksturnya mulai mengeras dan tidak lagi menarik untuk dijual.&lt;br&gt;Dari kegelisahan itulah ide membuat Bagelan muncul.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kini, dari sebuah usaha yang dirintis sejak 13 Oktober 2022, nama Laksamana Snack perlahan menemukan tempatnya di tengah pasar makanan ringan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beralamat di Jalan Patimura, Komplek TNI AL Blok A No. 1, Dumai, Riau, Laksamana Snack tumbuh sebagai usaha kuliner yang memproduksi berbagai makanan ringan, mulai dari Bagelan, karipap hingga donat.&lt;br&gt;Namun, perjalanan itu bukanlah jalan yang selalu mulus.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Citra, membangun usaha bukan sekadar membuat makanan kemudian menjualnya. Ada kemasan yang harus diperbaiki, legalitas yang harus dilengkapi, pemasaran yang harus diperluas, hingga bagaimana sebuah produk kecil dari Dumai bisa dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di titik itulah kehadiran Rumah BUMN Pertamina Dumai menjadi bagian dari perjalanan Laksamana Snack.&lt;br&gt;&quot; Saya dibina oleh Rumah BUMN. Pembinaan itu mulai dari packaging, medsos, surat&#45;surat semua dibantu. Tidak itu saja, setiap ada event&#45;event selalu kami diundang sehingga produk&#45;produk saya bisa dikenal masyarakat luas,&quot; ujar Citra, Kamis (24/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perlahan, pintu pasar yang sebelumnya terasa jauh mulai terbuka.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Produk Laksamana Snack kini telah masuk ke sejumlah gerai Alfamart di Dumai dan Duri. Bahkan, produk tersebut juga telah hadir di dua lokasi Alfamart di Pekanbaru, yakni kawasan Bandara dan Air Hitam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi sebuah UMKM yang berangkat dari keterbatasan, masuknya produk ke jaringan ritel bukan sekadar soal bertambahnya tempat penjualan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di balik setiap kemasan yang tersusun di rak, ada perjalanan panjang seorang pelaku usaha yang memilih untuk tidak berhenti ketika keadaan sulit.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagelan dan Sebuah Ingatan dari Masa Sulit Citra masih mengingat bagaimana ide Bagelan itu lahir.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://surya24.com/assets/foto/cffd22e9365f93dd287b64f32f902383.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Foto Pemilik Laksamana Snack, Citra Sari, S.Hum.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat aktivitas masyarakat terbatas karena pandemi, ia berpikir tentang makanan yang bisa bertahan lebih lama. Ia tidak ingin hanya membuat produk yang selesai dalam hitungan hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya mulai berpikir, apa kira&#45;kira jualan yang bisa tahan lama. Kalau donat itu hanya tahan tiga hari, setelah itu mulai keras. Setelah saya pikir, akhirnya muncullah ide buat Bagelan,&quot; kenangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagelan kemudian dikembangkan dengan proses yang tidak sederhana.&lt;br&gt;Roti tersebut melalui tiga kali proses pemanggangan dengan api kecil. Hasilnya adalah makanan ringan bertekstur garing dan renyah yang dapat disimpan dalam waktu relatif lama.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari resep dasar itu, Citra kemudian berinovasi.&lt;br&gt;Bagelan yang dahulu identik dengan roti jadul manis bertabur gula pasir kini hadir dalam beberapa pilihan rasa, seperti original, keju, cokelat, bawang putih dan telur asin.&lt;br&gt;Ada pula karipap dengan berbagai isian. Mulai dari ikan sarden, kentang dan ayam, ubi ungu hingga durian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karipap itu dibuat setengah matang sebelum dibekukan. Bagi konsumen, konsep tersebut menjadi pilihan praktis untuk menyediakan makanan di rumah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karipap Frozen juga salah satu cemilan yang berisikan kentang, ubi ungu dan durian. Karipap yang sudah digoreng setengah matang dan di&#45;frozen&#45;kan menjadi solusi cemilan di rumah,&quot; kata Citra.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, Laksamana Snack juga memproduksi donat. Jika sebelumnya dikenal dengan nama Donat Pepaya, kini produknya berkembang menjadi donat susu frozen yang juga dipasarkan ke sejumlah kafe di Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari dapur produksi yang sederhana, berbagai produk itu terus berjalan mencari pasarnya masing&#45;masing.&lt;br&gt;Ada yang menjadi camilan keluarga.&lt;br&gt;Ada yang dipasarkan sebagai oleh&#45;oleh.&lt;br&gt;Ada pula yang menjadi teman secangkir kopi di kafe.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Memanggang Harapan di Api Kecil:&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;i&gt;Kisah Ketekunan Citra Menembus Batas Kota Bersama Rumah BUMN&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketika Produk Kecil Mulai Menyeberangi Batas Kota&lt;br&gt;Perjalanan Laksamana Snack tidak berhenti di Dumai.&lt;br&gt;Citra menyebut produknya pernah direkrut menjadi mitra salah satu pusat oleh&#45;oleh di Pekanbaru. Produk tersebut juga pernah mengikuti pameran hingga ke Melaka.&lt;br&gt;Pengalaman itu membuat Citra semakin memahami bahwa kualitas produk saja tidak cukup.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah UMKM harus mampu tampil meyakinkan. Kemasan harus menarik. Legalitas harus lengkap. Pemasaran harus mengikuti perkembangan zaman.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, pembinaan yang diberikan Rumah BUMN Pertamina Dumai menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rumah BUMN tidak hanya membantu dari sisi kemasan dan pemasaran digital, tetapi juga mendampingi pelaku usaha dalam melengkapi legalitas produk, termasuk pengurusan BPOM dan sertifikat halal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Produk kami memiliki banyak variasi, jadi bisa memenuhi harapan pasar, dengan ciri khas rasa masing&#45;masing,&quot; tutur Citra.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di balik perkembangan itu, ada satu harapan yang terus dijaga: Laksamana Snack tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumah BUMN dan Langkah Menuju Pasar yang Lebih Luas&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://surya24.com/assets/foto/3616f4ec8d01fbef2f28b8973043f740.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Foto Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Dumai, Raffi Pawitra.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Dumai, Raffi Pawitra, mengatakan Laksamana Snack telah cukup lama menjadi mitra pembinaan.&lt;br&gt;Menurutnya, pendampingan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari kemasan, legalitas usaha hingga tempat produksi agar produk semakin layak dipasarkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ya, sudah cukup lama menjadi mitra kami. Kami membina itu mulai dari segi packaging&#45;nya, legalitas usahanya dan tempat produksinya, bagaimana produknya layak dipasarkan,&quot; ujar Raffi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Laksamana Snack juga menjadi salah satu peserta dalam program dan kegiatan SMESCO yang digelar di Pekanbaru pada 25&#45;27 September 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Raffi, keikutsertaan Citra dalam berbagai kegiatan pembinaan menunjukkan kemauan untuk terus belajar dan berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, Citra juga menjadi salah satu peserta Pertamina UMK Academy, sebuah program pembinaan berjenjang bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk naik kelas melalui pelatihan bisnis, penguatan legalitas, pemasaran digital hingga coaching. &quot;Alhamdulillah, Ibu Citra mengikuti terus setiap tahun,&quot; kata Raffi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah Harapan yang Belum Selesai&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari ini, ketika produk Laksamana Snack mulai menempati rak&#45;rak ritel dan dikenal lebih banyak orang, perjalanan Citra sesungguhnya belum selesai. Masih ada mimpi yang lebih besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bukan hanya memperluas pasar, tetapi suatu hari memiliki toko sendiri, membuka lebih banyak kesempatan kerja, dan membawa nama UMKM Dumai lebih jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raffi berharap Laksamana Snack mampu berdiri semakin mandiri.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Mungkin untuk ke depannya lebih bagus lagi, bisa go global. Pemasarannya lebih luas, bisa dikenal masyarakat Indonesia atau luar negeri,&quot; harapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Harapan itu sejalan dengan visi yang dibangun Citra: menjadikan Laksamana Snack sebagai perusahaan makanan ringan yang unggul, berkualitas, memiliki cita rasa terbaik, halal, terjangkau dan berpotensi menembus pasar ekspor.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tetapi di balik visi besar itu, semuanya bermula dari sebuah kegelisahan sederhana. Tentang seorang perempuan yang melihat keadaan sulit pada masa pandemi, kemudian bertanya kepada dirinya sendiri tentang apa yang bisa dilakukan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jawabannya bukan sesuatu yang besar.&lt;br&gt;Hanya sebuah roti.&lt;br&gt;Dibuat perlahan dengan api kecil.&lt;br&gt;Dipanggang berkali&#45;kali.&lt;br&gt;Namun dari sana, sebuah perjalanan dimulai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari ini Bagelan Laksamana Snack mungkin hanya terlihat sebagai makanan ringan dalam sebuah kemasan. Tetapi bagi Citra, di balik setiap bungkus itu tersimpan cerita tentang keberanian untuk mencoba, kesabaran untuk belajar, dan keyakinan bahwa usaha kecil pun memiliki kesempatan untuk tumbuh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari dapur di sudut Kota Dumai, harapan itu terus dipanggang—pelan&#45;pelan, tetapi tidak pernah padam.&lt;br&gt;Dan mungkin, seperti Bagelan yang dibuat dengan api kecil, keberhasilan pun memang tidak selalu lahir dari api yang besar.&lt;br&gt;Kadang ia tumbuh dari ketekunan yang dijaga setiap hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, Rumah BUMN Dumai juga membina beberapa UMKM diantaranya sebuah usaha batik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Rumah BUMN, tidak semua usaha besar lahir dari sebuah rencana yang matang. Ada yang bermula dari rasa penasaran. Ada pula yang tumbuh dari sebuah kebetulan kecil, lalu perlahan berubah menjadi harapan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Begitulah kisah Batik Amewa, sebuah usaha batik yang tumbuh dari Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau.&lt;br&gt;Di balik lembaran kain bermotif Melayu yang kini mulai dikenal masyarakat, ada cerita panjang seorang perempuan bernama Triana Nurhayati, S.Hut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Merawat Nyala Kreasi Lokal: Langkah Batik Amewa Bersama Rumah BUMN&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://surya24.com/assets/foto/b3c7532da90f8a67d2fcda0947f711c6.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Foto Pegawai Rumah BUMN saat berkunjung ke tempat produksi Batik Amewa.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Triana Nurhayati &lt;/strong&gt;tidak pernah membayangkan bahwa sebuah persinggahan singkat dalam perjalanan bersama keluarga akan menjadi awal dari perjalanan panjangnya mengenal dunia batik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat itu, Triana sedang bepergian bersama keluarganya. Dalam perjalanan pulang, matanya tertuju pada sebuah rumah batik. Rasa penasaran membuatnya berhenti.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tempat itu, ia melihat orang&#45;orang belajar membatik menggunakan canting, alat sederhana yang menjadi salah satu simbol tradisi membatik.&lt;br&gt;Triana pun mencoba.&lt;br&gt;Tidak lama. Hanya sebuah pengalaman kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, dari goresan lilin pertama melalui canting itulah sesuatu mulai menyala.&lt;br&gt;Beberapa hari kemudian, rasa ingin tahunya semakin besar. Ia menghubungi pemilik rumah batik tersebut dan memutuskan untuk belajar lebih serius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama tiga hari mengikuti pelatihan, Triana menyerap berbagai pengetahuan tentang membatik. Setelah pelatihan selesai, ia tidak berhenti.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia membawa pengetahuan itu pulang ke Dumai.&lt;br&gt;Di kota sendiri, Triana mulai mempraktikkan keterampilan tersebut bersama sejumlah orang dalam komunitas. Dari tangan mereka, satu demi satu kain mulai berubah menjadi karya.&lt;br&gt;Awalnya hanya untuk mengisi waktu luang.&lt;br&gt;Hanya karena hobi.&lt;br&gt;Namun, perlahan muncul sebuah keyakinan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Awalnya saya iseng membuatnya, cuma untuk mengisi waktu luang karena hobi. Dari situ ternyata kami merasa hasil karya kami ini bagus. Kenapa tidak kita kembangkan saja?&quot;&lt;/i&gt; tutur Triana, Rabu (16/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pertanyaan sederhana itu kemudian menjadi keputusan besar.&lt;br&gt;Bersama anak&#45;anak komunitas, Triana mulai mengembangkan usaha tersebut. Mereka kemudian mencari sebuah nama yang dapat menjadi identitas karya mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lahirlah Batik Amewa.&lt;br&gt;Nama itu bukan sekadar merek.&lt;br&gt;Amewa merupakan singkatan dari Asik, Menarik dan Istimewa.&lt;br&gt;Tiga kata yang menurut Triana menggambarkan perjalanan mereka.&lt;br&gt;Membatik, katanya, adalah sesuatu yang asik. Karya yang dihasilkan menarik. Dan setiap hasilnya memiliki keistimewaan tersendiri karena tidak semua orang mampu menghasilkan batik dengan proses dan ketelitian yang sama.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari sana, Triana mulai membangun identitas usaha. Logo dibuat. Produk dikembangkan. Pemasaran mulai dilakukan, baik secara daring maupun luring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelan&#45;pelan, Batik Amewa mulai menemukan jalannya.&lt;br&gt;Karya yang semula hanya dibuat untuk mengisi waktu luang mulai dilirik. Undangan kerja sama datang. Salah satunya dari Dekranasda Provinsi Riau yang mempercayakan Batik Amewa menjadi sponsor Duta Wisata Riau Batik Wanita.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepercayaan lainnya kemudian menyusul melalui kegiatan Duta Batik Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Triana, pengalaman tersebut menjadi semacam tanda bahwa apa yang mereka kerjakan ternyata memiliki nilai.&lt;br&gt;Dari situlah kepercayaan dirinya tumbuh.&lt;br&gt;Ia kemudian mendaftarkan Batik Amewa ke Dinas UMKM Dumai. Respons yang diterima pun positif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Perjalanan itu akhirnya mempertemukan Batik Amewa dengan Rumah BUMN Pertamina Dumai.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src=&quot;https://surya24.com/assets/foto/ea93536b703ab72a65e23893c2faaaf8.jpg&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Foto Fasilitator Rumah BUMN Dumai, Dodi Agustino.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di titik inilah perjalanan Batik Amewa memasuki babak baru.&lt;br&gt;Rumah BUMN Pertamina Dumai tidak hanya melihat Batik Amewa sebagai usaha yang menghasilkan kain dan produk batik. Lebih dari itu, ada potensi ekonomi lokal yang sedang tumbuh dan membutuhkan ruang untuk berkembang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Dumai, Dodi Agustino, mengatakan Batik Amewa memiliki potensi karena menghadirkan produk kerajinan yang lahir dari Dumai dengan mengangkat motif&#45;motif Melayu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, selama ini Dumai lebih banyak dikenal melalui produk kuliner. Kehadiran Batik Amewa memberikan warna lain bagi potensi ekonomi kreatif daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Dengan adanya pelaku UMKM Batik Amewa ini, suatu potensi daerah yang sebenarnya bisa dikembangkan, khususnya lokal dari Dumai. Batik Amewa membuat batik dengan motif&#45;motif Melayu,&quot;&lt;/i&gt; kata Dodi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, perjalanan untuk memperbesar usaha tidak cukup hanya dengan memiliki produk yang bagus.&lt;br&gt;Ada manajemen yang harus diperbaiki. Ada pemasaran yang perlu diperluas. Ada inovasi yang harus terus dilakukan.&lt;br&gt;Di sinilah pendampingan Rumah BUMN Pertamina Dumai mengambil peran.&lt;br&gt;Dodi menyebut produk Batik Amewa sebenarnya sudah memiliki kualitas yang baik. Tantangannya adalah bagaimana membuat produk tersebut menjangkau pasar yang lebih luas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Batik Amewa ini produknya sudah bagus, tetapi untuk jangkauan pemasarannya masih cukup terbatas. Ini menjadi tugas kami sebagai mitra Rumah BUMN Dumai untuk memberikan kesempatan kepada Batik Amewa agar bisa berkembang,&quot;&lt;/i&gt; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendampingan dilakukan secara bertahap.&lt;br&gt;Mulai dari pembenahan manajemen usaha, penguatan pemasaran, inovasi dan kreasi produk hingga membuka akses kepada berbagai program yang dapat membantu UMKM berkembang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendampingan juga tidak berhenti di Rumah BUMN. Batik Amewa diarahkan untuk dapat terhubung dengan stakeholder, instansi pemerintah maupun perusahaan swasta yang berada di Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Dodi, konsistensi Batik Amewa selama ini menjadi modal penting.&lt;br&gt;Usaha tersebut telah berjalan cukup lama. Di dalamnya terdapat kelompok usaha bersama yang terus menjaga semangat untuk berkembang.&lt;br&gt;Ada proses panjang yang mungkin tidak selalu terlihat oleh konsumen ketika mereka melihat selembar kain batik.&lt;br&gt;Ada waktu yang dihabiskan untuk membuat motif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ada ketelitian ketika canting menyentuh kain.&lt;br&gt;Ada kesabaran ketika warna mulai diberikan.&lt;br&gt;Dan ada keberanian untuk terus mencoba ketika pasar belum selalu berpihak.&lt;br&gt;Karena itu, pembinaan bagi UMKM bukan hanya soal membantu sebuah usaha menjual lebih banyak produk. Ada proses untuk membuat pelaku usaha percaya bahwa karya mereka layak untuk diperjuangkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumah BUMN Pertamina Dumai pun mengedepankan pola pembinaan dan pendampingan, baik dari sisi manajemen maupun teknis usaha. Untuk bantuan berupa alat produksi, Rumah BUMN tidak secara khusus memberikan hibah alat kepada setiap mitra UMKM. Namun, pelaku UMKM memiliki kesempatan mengikuti program&#45;program Pertamina yang memberikan apresiasi kepada usaha yang memenuhi kriteria tertentu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satunya Pertamina Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Akademi 2026, yang menurut Dodi telah memasuki tahun keenam pelaksanaan. Program tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk meraih penghargaan atau &lt;i&gt;reward&lt;/i&gt;, termasuk berupa alat produksi maupun kebutuhan usaha bagi peserta yang berhasil memenuhi kategori &lt;i&gt;champion&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Batik Amewa, kesempatan seperti itu bukan sekadar soal mendapatkan peralatan. Lebih jauh, ia menjadi bagian dari perjalanan untuk membuat sebuah usaha kecil berani bermimpi lebih besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari sebuah rumah batik yang ditemukan secara tidak sengaja dalam sebuah perjalanan, dari sebuah canting yang awalnya hanya dicoba karena penasaran, kini lahir sebuah usaha yang membawa nama Dumai melalui kain&#45;kain bermotif Melayu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Batik Amewa mungkin belum menjadi nama besar.&lt;br&gt;Perjalanannya juga belum selesai.&lt;br&gt;Namun, setiap motif yang lahir dari tangan para pembatiknya menyimpan pesan sederhana: bahwa sebuah karya lokal dapat tumbuh ketika ada keberanian untuk memulai, ketekunan untuk bertahan, dan pendampingan yang memberi ruang untuk berkembang.&lt;br&gt;Di Kelurahan Mundam, nyala itu masih terus dijaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Canting terus bergerak.&lt;br&gt;Kain terus dibentangkan.&lt;br&gt;Motif&#45;motif Melayu terus dilahirkan.&lt;br&gt;Dan di balik semua itu, ada harapan agar suatu hari nanti ketika orang menyebut batik dari Dumai, mereka tidak hanya mengenal sebuah nama, tetapi juga mengenal cerita tentang orang&#45;orang yang dengan sabar merawatnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Batik Amewa bukan hanya tentang kain. Ia adalah cerita tentang sebuah kebetulan yang berubah menjadi karya, sebuah hobi yang tumbuh menjadi usaha, dan sebuah mimpi lokal yang perlahan menemukan jalannya menuju pasar yang lebih luas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak hanya itu, melalui Rumah BUMN Dumai, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus membuka kesempatan bagi pelaku UMKM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dari Sudut Kota Dumai Menjemput Pasar: Rumah BUMN Membuka Jalan bagi UMKM Lokal&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bukan Sekadar Berjualan, Ada Harapan yang Dibawa UMKM Dumai ke SMEXPO&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://surya24.com/assets/foto/1e9e30a1bdad5549bc8af909b80dc7d3.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Foto VC Community, Involvement &amp;amp; Development, Dian Hapsari Firasati meninjau stand/ booth UMKM yang mengikuti Pertamina SMEXPO 2026 di Pekanbaru, Riau.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak semua perjuangan pelaku usaha dimulai dari toko besar, modal yang berlimpah, atau etalase yang ramai pembeli. Sebagian justru berawal dari ruang sederhana, dari tangan yang tekun mengolah bahan menjadi barang bernilai, dari dapur kecil yang setiap hari mengejar pesanan, dan dari keyakinan bahwa sesuatu yang dibuat dengan tangan sendiri suatu hari akan menemukan pasarnya. Begitulah kira&#45;kira wajah perjuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka, persoalan UMKM bukan hanya bagaimana menghasilkan produk. Ada perjuangan lain yang tidak kalah berat: bagaimana membuat produk itu dikenal, menemukan konsumen dan memiliki kesempatan untuk masuk ke pasar yang lebih luas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada titik itulah Rumah BUMN Dumai hadir membuka jalan.&lt;br&gt;Melalui berbagai kegiatan pembinaan dan kesempatan promosi, Rumah BUMN Dumai berupaya membawa UMKM binaannya keluar dari lingkar pasar yang terbatas. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 yang berlangsung di Livingworld Mall Pekanbaru, 25–27 September 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama tiga hari, produk&#45;produk UMKM mitra Rumah BUMN Dumai mendapat ruang untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Ada makanan dan camilan, kerajinan, wastra, fashion, aksesoris hingga berbagai produk kreatif lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi sebagian orang, mungkin yang terlihat hanya deretan produk di sebuah ruang pamer. Namun bagi para pelaku UMKM, setiap produk yang tersusun rapi itu membawa cerita yang jauh lebih panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di balik sebuah kemasan makanan, ada tangan yang bangun lebih awal untuk menyiapkan produksi. Di balik kerajinan, ada waktu yang dihabiskan untuk memilih bahan, mengolahnya satu demi satu, hingga menjadi barang yang memiliki nilai guna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan di balik sebuah lapak pameran, ada harapan sederhana: semoga semakin banyak orang mengenal produk kami.&lt;br&gt;Harapan itu pula yang dibawa Siti Rohani, pemilik Difa Kreasi, ketika membawa karya kerajinan berbahan dasar lidi sawit ke Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lidi sawit yang mungkin selama ini dipandang sebagai bagian dari limbah atau bahan sederhana, di tangan Siti Rohani diubah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Baginya, kesempatan tampil dalam sebuah ajang seperti SMEXPO bukan sekadar soal memajang produk.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ada kesempatan untuk memperkenalkan hasil kerja kerasnya kepada orang&#45;orang yang sebelumnya mungkin belum pernah mengenal Difa Kreasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami merasa senang dapat berpartisipasi dalam Pertamina SMEXPO Pekanbaru tahun ini. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mempromosikan produk dan menjangkau pemasaran yang lebih luas melalui pengunjung yang hadir,” ujar Siti Rohani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalimat itu terdengar sederhana.&lt;br&gt;Tetapi bagi pelaku UMKM, kesempatan bertemu langsung dengan calon konsumen memiliki arti besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebab usaha kecil sering kali tidak memiliki kemampuan untuk membuka banyak gerai atau memasang promosi di berbagai tempat. Maka ketika sebuah pintu dibuka, mereka berusaha masuk membawa apa yang mereka punya: produk, keberanian dan harapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cerita serupa datang dari Citra Sari, Owner Laksamana Snack.&lt;br&gt;Ia melihat keikutsertaan dalam Pertamina SMEXPO sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperluas jaringan pemasaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah perjalanan membangun usaha, kesempatan seperti itu menjadi bagian penting. Bukan hanya karena produk bisa terjual, tetapi karena setiap pertemuan dengan konsumen dapat membuka kemungkinan baru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bisa jadi dari sebuah percakapan lahir pelanggan baru. Dari seorang pengunjung muncul jaringan baru. Atau dari sebuah perkenalan sederhana, terbuka jalan menuju pasar yang selama ini belum pernah dijangkau. Di situlah perjuangan UMKM sering berlangsung. Mereka tidak hanya berjuang membuat produk, tetapi juga berjuang agar produk itu dilihat, dipercaya dan dipilih.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumah BUMN Dumai kemudian mengambil peran sebagai jembatan.&lt;br&gt;Bukan menggantikan perjuangan para pelaku usaha, melainkan memberikan ruang agar perjuangan itu memiliki kesempatan untuk bertemu dengan pasar yang lebih luas.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 menjadi salah satu ruang tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para UMKM mitra Pertamina yang telah melalui proses kurasi berdasarkan produk unggulan mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat secara langsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi UMKM Dumai, kesempatan itu menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran. Mereka dapat melihat bagaimana konsumen merespons produk, mendengar langsung pertanyaan dan kebutuhan pasar, membangun jejaring, sekaligus memperkenalkan identitas produk lokal dari Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebab membesarkan sebuah usaha tidak selalu tentang seberapa besar produksi hari ini.&lt;br&gt;Terkadang, langkah paling penting adalah menemukan pintu pertama menuju pasar yang lebih besar.&lt;br&gt;Dan bagi pelaku UMKM, pintu itu bisa berarti banyak hal.&lt;br&gt;Sebuah undangan pameran.&lt;br&gt;Sebuah pertemuan dengan konsumen.&lt;br&gt;Sebuah jaringan baru.&lt;br&gt;Atau seseorang yang pulang membawa produk mereka dan kemudian mengenalkannya kepada orang lain.&lt;br&gt;Dari sanalah sebuah usaha kecil perlahan bisa tumbuh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumah BUMN Dumai berupaya menjaga agar pintu&#45;pintu kesempatan itu tetap terbuka bagi UMKM binaannya.&lt;br&gt;Sebab di balik setiap produk lokal yang dipajang, sesungguhnya ada kehidupan yang sedang diperjuangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada keluarga yang menggantungkan harapan pada usaha.&lt;br&gt;Ada waktu yang dikorbankan.&lt;br&gt;Ada keberanian untuk terus mencoba.&lt;br&gt;Dan ada mimpi agar produk yang lahir dari tangan&#45;tangan masyarakat Dumai tidak hanya dikenal di kota sendiri, tetapi mampu berjalan lebih jauh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 akhirnya bukan sekadar tempat mempertemukan produk dan pembeli.&lt;br&gt;Bagi UMKM Dumai, ia menjadi ruang untuk mengetuk pintu pasar.&lt;br&gt;Mereka datang membawa produk dari kota sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka pulang membawa pengalaman, jejaring dan harapan baru.&lt;br&gt;Karena bagi usaha kecil, setiap kesempatan untuk dikenal adalah satu langkah untuk bertahan, dan setiap pintu pasar yang terbuka adalah kemungkinan baru untuk tumbuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis: Ridwan Safri&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/35224049588-img-20260927-wa0024.jpg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 22:20:32 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13897/dari-usaha-kecil-tumbuh-harapan-besar-kisah-umkm-dumai-menemukan-jalan-bersama-pertamina</guid></item><item><title>Dapur Umum Peduli Bencana Layani Warga dan Relawan Banjir Bandang Arosuka</title><link>https://surya24.com/news/detail/13896/dapur-umum-peduli-bencana-layani-warga-dan-relawan-banjir-bandang-arosuka</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Sudah satu minggu Dapur Umum Peduli Bencana yang didirikan oleh K ementerian Sosial (Kemensos), Dinas Sosial Prov Sumbar dan Kab Solok, Kejaksaan, TNI, Brimob terus memberikan pelayanan makanan bagi masyarakat dan para relawan yang terdampak bencana banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dapur umum ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong lintas instansi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat bencana. Setiap harinya, para petugas dan relawan bekerja bersama menyiapkan serta mendistribusikan makanan kepada warga terdampak maupun relawan yang berada di lokasi bencana dan posko&#45;posko penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dapur umum tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dan berbagai unsur terkait di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan makanan dapat terpenuhi dan pendistribusiannya berjalan dengan baik, sehingga warga dan relawan yang berada di lapangan tetap mendapatkan asupan makanan selama proses penanganan bencana berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan Dapur Umum Peduli Bencana selama satu minggu ini juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian berbagai pihak dalam membantu masyarakat Kabupaten Solok yang Dapur Umum Kemensos, Kejaksaan Negeri Solok, Dinas Sosial berlokasi di Dekat Tenda Utama, serta Dapur Umum Dinas Sosial Prov Sumbar di SMA 2 Gunung Talang, Dapur Umum Brimob di Depan BPJS Kesehatan, Dapur Umum TNI di dekat perkarangan Perumahan Nuansa Griya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemensos, Dinas Sosial, Kejaksaan, serta seluruh instansi, relawan dan pihak lainnya yang telah bergotong royong memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang Arosuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi dan kepedulian seluruh pihak diharapkan terus terjaga hingga proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/46188034441-a994a00d-7650-491d-8bd7-23d67b43b4e4.jpeg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 21:53:52 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13896/dapur-umum-peduli-bencana-layani-warga-dan-relawan-banjir-bandang-arosuka</guid></item><item><title>Kota Solok Ciptakan Kota Sehat, Bersinergi dengan Lintas Sektor</title><link>https://surya24.com/news/detail/13895/kota-solok-ciptakan-kota-sehat-bersinergi-dengan-lintas-sektor</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;SOLOK KOTA (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &#45; Tim Pembina Kota Sehat bersama Forum Kota Sehat Kota Solok melaksanakan rapat koordinasi Tahun 2026 di Akmal Room Bapperida Kota Solok Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kota Solok yang sehat dan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rapat dihadiri oleh Ketua Forum Kota Sehat Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, S.Tr.Keb., MKM, OPD terkait, serta tokoh masyarakat. Pertemuan membahas penguatan koordinasi, peran masing&#45;masing pihak, serta langkah strategis dalam pelaksanaan program Kota Sehat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam arahannya, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa Kota Sehat merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menggerakkan Kota Sehat, setiap OPD harus saling bersinergi. Kota Sehat adalah gerakan bersama, bukan program satu pihak saja,” ujar ketua forum kota sehat Kota Solok.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua forum kota sehat menyampaikan, kerja sama perlu dibangun antara Pemerintah Daerah, Forum Kota Sehat, Forum Komunikasi Kecamatan, Pokja Kelurahan, kelompok masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, komunitas, media, serta berbagai unsur lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Disela rapat ini, diharapkan terbangun langkah bersama yang lebih terarah dalam pelaksanaan program Kota Sehat, sekaligus mendorong partisipasi dan inovasi ,ide, gagasan seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, aman, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat .&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, terus bergerak menuju kota yang sehat, nyaman, aman, dan bersih berkelanjutan di kota Solok Serambi Madinah.(zon)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/45440099055-img-20260927-wa0015.jpg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 20:42:14 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13895/kota-solok-ciptakan-kota-sehat-bersinergi-dengan-lintas-sektor</guid></item><item><title>Estafet Kepemimpinan Bergulir, Kapolda Riau Pimpin Sertijab Wakapolda Riau, Irwasda, Karo SDM hingga Kapolres</title><link>https://surya24.com/news/detail/13894/estafet-kepemimpinan-bergulir-kapolda-riau-pimpin-sertijab-wakapolda-riau-irwasda-karo-sdm-hingga-kapolres</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Estafet kepemimpinan di jajaran Polda Riau kembali bergulir. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau dan Kapolres jajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pagi harinya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan terlebih dahulu memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolda Riau. Jabatan tersebut diserahterimakan dari Brigjen Pol Hengki Haryadi kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu. Prosesi tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Riau pada Sabtu (26/9/2026) di lapangan apel Mapolda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai sertijab Wakapolda, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara serah terima jabatan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau dan Kapolres jajaran di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau. Rangkaian pergantian jabatan tersebut berlangsung dalam satu momentum sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran kepemimpinan di jajaran Polda Riau. Sejumlah jabatan strategis berganti, mulai dari Irwasda dan Karo SDM Polda Riau hingga sejumlah Kapolres jajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sertijab tersebut, jabatan Irwasda Polda Riau resmi berganti dari Brigjen Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M. Sementara jabatan Karo SDM Polda Riau diserahterimakan dari Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol Tris Lesmana Jefiansyah, S.H., S.I.K., M.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pergantian juga terjadi pada sejumlah jabatan Kapolres jajaran Polda Riau. AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bengkalis mendapat amanah sebagai Wakapolresta Sidoarjo Polda Jawa Timur. Posisi Kapolres Bengkalis selanjutnya diemban AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), dipercaya mengemban tugas sebagai Wadirreskrimum Polda Riau. Jabatan Kapolres Inhu selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Jhon Luis Latedera, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun jabatan Kapolres Pelalawan kini diemban AKBP Ahmad Nur, S.Sos., S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Muda Tingkat I. Pergeseran sejumlah pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi personel yang menerima amanah baru untuk melanjutkan program dan pelayanan kepolisian di wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi sertijab berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Kapolri, pemasangan tanda jabatan oleh Kapolda Riau, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan sumpah jabatan dan pakta integritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolda Riau bersama jajaran PJU, para Kapolres, Pamen dan Pama Polda Riau serta Bhayangkari turut hadir dalam kegiatan tersebut. Prosesi ini menegaskan bahwa setiap pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk menjaga kesinambungan tugas, memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai prosesi sertijab, seluruh rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan oenal pamit yang berlangsung di GOR Presisi Polda Riau. Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan antara pejabat lama, pejabat baru, jajaran PJU, personel Polda Riau serta Bhayangkari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sore harinya rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon pulai di halaman belakang Mapolda Riau. Penanaman pohon tersebut dilakukan oleh pejabat yang mengakhiri masa tugasnya di Polda Riau, di antaranya Wakapolda Riau yang lama Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda yang lama Brigjen Pol Prabowo Santoso, serta Karo SDM Polda Riau yang lama Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang dan Kapolres Bengkalis yang lama AKBP fahrian Saleh Siregar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penanaman pohon pulai menjadi bagian dari pesan keberlanjutan yang turut mengiringi pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Riau. Selain menjadi simbol penghormatan terhadap masa pengabdian para pejabat lama, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang terus didorong Polda Riau melalui konsep Green Policing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pelepasan pejabat lama oleh Kapolda Riau. Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diawali dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pejabat selama menjalankan tugas di Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan bergulirnya estafet kepemimpinan tersebut, para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing&#45;masing serta menjaga amanah yang telah diberikan. Sementara bagi pejabat lama, perpindahan tugas menjadi bagian dari perjalanan pengabdian untuk terus memberikan kontribusi terbaik di tempat penugasan yang baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinamika organisasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan roda pelayanan, perlindungan, pengayoman dan penegakan hukum di wilayah Riau terus berjalan secara optimal, sekaligus memperkuat semangat soliditas dan kesinambungan pengabdian Polri kepada masyarakat.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/73245983733-f13405ee-2c53-40b9-b54b-0431e4d3053c.jpeg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 12:03:02 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13894/estafet-kepemimpinan-bergulir-kapolda-riau-pimpin-sertijab-wakapolda-riau-irwasda-karo-sdm-hingga-kapolres</guid></item><item><title>Pemkab Solok Perkuat Koordinasi Penanganan Pascabencana Banjir Bandang</title><link>https://surya24.com/news/detail/13893/pemkab-solok-perkuat-koordinasi-penanganan-pascabencana-banjir-bandang</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Solok (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Pemerintah Kabupaten Solok secara rutin melaksanakan rapat koordinasi pada malam hari sebagai persiapan sebelum pelaksanaan penanganan bencana pada hari berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Posko Penanganan Bencana Kabupaten Solok, Sabtu malam (26/9/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH. Rapat menjadi bagian dari evaluasi kegiatan penanganan yang telah dilaksanakan sekaligus persiapan untuk pelaksanaan penanganan pada hari berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri unsur BNPB, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Dinas PUPR, BPBD, TNI, Polri/Brimob, TNI AL, Satpol PP Damkar, PMI, Dinas Sosial, Inspektorat, relawan, serta unsur bantuan dari sejumlah kabupaten/kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan meliputi evaluasi kegiatan pembersihan pascabencana, penyusunan rencana kerja, koordinasi personel, penempatan alat berat dan armada, distribusi air bersih, dukungan dapur umum, kebutuhan logistik dan kesehatan, serta pendataan seluruh potensi bantuan yang masuk melalui posko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Bupati Solok menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bersama&#45;sama membantu penanganan bencana di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih atas kebersamaan kita sampai hari ini. Kita rasakan luar biasa kekompakan dari seluruh unsur dalam membantu warga masyarakat kita, bagaimana memproses evakuasi terhadap masyarakat kita semuanya,” ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan dalam penanganan masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tentunya kita semua hari ini bertanggung jawab, bagaimana kita bersama&#45;sama menangani masyarakat kita yang terdampak,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati juga mengingatkan seluruh personel agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai selama menjalankan tugas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang pertama juga, kita jaga bersama kesiapan menghadapi cuaca hujan dan arus sungai. Tolong obat&#45;obatan, vitamin dan lain&#45;lain itu juga diperhatikan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kesiapan menghadapi kondisi lapangan, kebutuhan operasional personel juga menjadi perhatian. Bupati meminta agar makanan, dapur umum, obat&#45;obatan, vitamin dan kebutuhan lainnya dapat dipastikan tersedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kawan&#45;kawan yang di bawah sudah capek semuanya berjuang membantu masyarakat. Kita tetap sehat dan membantu warga,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, pendamping BNPB Bapak Udrekh dan Ibu Eny memberikan arahan terkait penguatan pengelolaan posko. Posko diarahkan agar berjalan sesuai standar penanganan kedaruratan dengan pembagian tugas yang lebih jelas serta penataan zonasi kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendamping BNPB juga menekankan pentingnya percepatan informasi dan pemutakhiran data dari lapangan. Informasi mengenai kondisi dan kebutuhan wilayah terdampak harus disampaikan secara cepat agar dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi bahan dalam pengambilan keputusan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebutuhan dan sumber daya yang tersedia juga perlu dikelola dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak diarahkan sesuai kebutuhan dan zonasi, sementara seluruh sumber daya yang tersedia perlu dipetakan agar penggunaannya lebih optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pembahasan pemutakhiran data wilayah terdampak, pendamping BNPB menyampaikan perlunya pembaruan data secara berkelanjutan sebagai bahan evaluasi dan dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat juga membahas dukungan bagi masyarakat terdampak, termasuk tindak lanjut dukungan dana duka cita bagi korban meninggal dunia serta jaminan hidup bagi korban atau masyarakat terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi operasional, penempatan alat berat dan armada akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Alat berat diarahkan untuk mendukung pembersihan material, pengerukan drainase dan saluran air, serta membantu pengangkutan material dari lokasi terdampak. Armada pengangkut juga dikoordinasikan untuk mempercepat proses pembersihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan personel dari berbagai unsur turut disesuaikan dengan kebutuhan masing&#45;masing lokasi. Penempatan kekuatan dilakukan melalui koordinasi posko agar seluruh unsur dapat bekerja secara efektif dan tidak terjadi penumpukan personel pada satu lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Distribusi air bersih tetap menjadi salah satu prioritas. Armada tangki air dari berbagai pihak akan dikoordinasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dan masjid. PMI juga turut mendukung distribusi air bersih serta kebutuhan air untuk beberapa hari ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi konsumsi, Dinas Sosial memastikan dapur umum tetap mendukung kebutuhan personel dan masyarakat terdampak. Dukungan tenaga dari daerah lain juga akan membantu kegiatan memasak dan pengolahan bahan makanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesehatan dan stamina personel turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan. Personel diminta mendapatkan waktu istirahat yang cukup, khususnya ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Posko kesehatan juga tersedia untuk melayani masyarakat maupun personel yang membutuhkan pemeriksaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati meminta seluruh tugas penanganan bencana dilaksanakan dengan sebaik&#45;baiknya dan penuh kesabaran, termasuk dalam menghadapi berbagai kondisi serta tanggapan masyarakat di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inilah bagaimana tugas kita melayani masyarakat kita. Tentu ketekunan dan kesabaran juga dituntut,” ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel, relawan, dan pihak yang telah mengorbankan waktu serta pikiran untuk membantu masyarakat terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada semuanya, kawan&#45;kawan Bapak Ibu semua yang telah berkorban, yang telah rela mengorbankan waktu dan pikirannya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seluruh unsur yang terlibat senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mudah&#45;mudahan kita semua diberikan kesehatan, kekuatan untuk menjalani tugas&#45;tugas kita dan semuanya ini menjadi nilai ibadah dan membawa kebaikan untuk kita semuanya,” pungkas Bupati.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/88177772229-139cac9a-40df-4910-ba61-f896d1a51ae5.jpeg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 12:01:10 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13893/pemkab-solok-perkuat-koordinasi-penanganan-pascabencana-banjir-bandang</guid></item><item><title>Empati Bencana Galodo Arosuka, Pemko Solok Minta Porprov dan RSBG 2026 Ditunda</title><link>https://surya24.com/news/detail/13892/empati-bencana-galodo-arosuka-pemko-solok-minta-porprov-dan-rsbg-2026-ditunda</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Solok (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; — Pemerintah Kota (Pemko) Solok secara resmi menyurati Gubernur Sumatera Barat untuk memohon penundaan jadwal pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat dan event Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) tahun 2026. Permohonan ini diajukan sebagai bentuk empati menyusul tragedi bencana alam galodo (banjir bandang) yang melanda pusat ibu kota Kabupaten Solok pada 21 September 2026 lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan surat resmi bernomor B/000/48/DISPORA&#45;2026 tertanggal 26 September 2026, Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan bahwa sejatinya persiapan untuk kedua event besar yang dijadwalkan pada 1 hingga 14 Oktober 2026 tersebut sudah memasuki tahap finalisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segala instrumen pendukung, mulai dari keterlibatan pelajar, atlet, artis nasional dan daerah, pelaku UMKM, hingga pihak sponsor telah siap sepenuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian acara pembukaan Porprov pun telah dimatangkan bersama Panitia Besar KONI Provinsi Sumatera Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, musibah galodo di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Solok, yang melumpuhkan sebagian layanan pemerintahan dan memicu penetapan masa tanggap darurat selama dua minggu, membawa duka mendalam bagi seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Sebagai bagian dari &apos;Entitas Solok&apos;, masyarakat Kota Solok turut merasakan duka dan memberikan empati terhadap musibah tersebut. Masyarakat memohon agar event RSBG yang bersamaan dengan Pembukaan Porprov Sumbar dapat ditunda,&quot; tulis Wali Kota Ramadhani dalam suratnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Solidaritas ini semakin kuat dengan sikap 14 Nagari di Kabupaten Solok yang direncanakan ikut berpartisipasi dalam rangkaian acara. Belasan nagari tersebut memohon penundaan dan secara tegas menyatakan akan mengundurkan diri dari event jika acara tetap dilaksanakan sesuai jadwal awal, mengingat suasana masyarakat yang masih dirundung duka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu, Pemko Solok meminta arahan dan pertimbangan Gubernur Sumatera Barat serta KONI Sumbar dengan menyodorkan opsi berikut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Jika Ditunda: Kota Solok menyatakan tetap siap menjadi tuan rumah Pembukaan Porprov yang disandingkan dengan RSBG 2026 pada minggu keempat bulan Oktober atau minggu pertama bulan November 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Dipindah: Apabila Pembukaan Porprov terpaksa harus tetap dilaksanakan pada 2 Oktober 2026 dan dipindahkan ke daerah lain, Pemko Solok berharap seluruh properti acara yang telah disiapkan tetap dapat dipakai dan dimanfaatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Surat permohonan tersebut juga telah ditembuskan kepada Ketua DPRD Kota Solok, Kadispora Provinsi Sumatera Barat, serta jajaran KONI tingkat provinsi maupun kota. Kini, masyarakat Solok menunggu kebijakan dan arahan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait nasib perhelatan olahraga terbesar di Ranah Minang tersebut.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/64638578781-img_6710.jpeg"/><pubDate>Sun, 27 Sep 2026 11:56:05 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13892/empati-bencana-galodo-arosuka-pemko-solok-minta-porprov-dan-rsbg-2026-ditunda</guid></item><item><title>Mekanisme Perekrutan Tenagakerja di PT Meskom Agro Sarimas Tidak Mengikuti Prosedur</title><link>https://surya24.com/news/detail/13891/mekanisme-perekrutan-tenagakerja-di-pt-meskom-agro-sarimas-tidak-mengikuti-prosedur</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;BENGKALIS (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; – Pengelolaan tenaga kerja di lingkungan PT Meskom Agro Sarimas (PT MAS), perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, mendapat sorotan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sorotan tersebut mencakup tata kelola tenaga kerja, penggunaan pihak ketiga atau vendor penyedia tenaga kerja, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, hingga aspek administrasi dan perpajakan yang berkaitan dengan penggunaan jasa pihak ketiga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Informasi mengenai dugaan persoalan tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial DZ yang mengaku mengetahui secara langsung mekanisme penggunaan tenaga kerja melalui pihak ketiga di lingkungan PT MAS. DZ menyebut jumlah pekerja yang berada di areal perusahaan diperkirakan mencapai sekitar 800 orang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut DZ, terdapat pekerja, khususnya tenaga kerja di sektor perkebunan, yang disebut direkrut dan ditempatkan tanpa melalui prosedur sebagaimana mestinya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Apa yang saya sampaikan ini adalah fakta. Saya ini saksi bahwa betapa bobroknya manajemen PT Meskom Agro Sarimas. Mereka mempekerjakan pekerja, khusus pekerja kebun, tidak melalui prosedur,&quot; ujar DZ kepada sejumlah awak redaksi beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DZ juga mengungkapkan bahwa pihaknya yang berperan sebagai vendor disebut tidak menggunakan kontrak kerja sama dengan PT MAS. Padahal, menurutnya, hubungan antara perusahaan pengguna tenaga kerja dengan pihak ketiga semestinya memiliki dasar kerja sama yang jelas dan terdokumentasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini parah. Bagaimana jika ada pekerja terjadi kecelakaan atau sebagainya? Ini perusahaan wajib diaudit,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persoalan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dipertanyakan&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain mekanisme perekrutan dan penggunaan vendor, informasi yang diterima redaksi juga mempertanyakan kesesuaian antara jumlah tenaga kerja yang bekerja di lingkungan PT MAS dengan jumlah tenaga kerja yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persoalan tersebut menjadi penting karena status kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja berkaitan dengan perlindungan pekerja, termasuk ketika terjadi kecelakaan kerja atau risiko lain dalam hubungan kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh data resmi dari PT MAS mengenai jumlah keseluruhan tenaga kerja, jumlah pekerja langsung, pekerja melalui pihak ketiga, serta jumlah pekerja yang telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Redaksi juga belum menyimpulkan adanya pelanggaran terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karena hal tersebut masih memerlukan verifikasi dan penjelasan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penggunaan Pihak Ketiga Disorot&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DZ turut mempertanyakan pola kerja sama antara PT MAS dengan pihak yang disebut sebagai vendor penyedia tenaga kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut dia, pihak ketiga yang digunakan untuk menempatkan pekerja seharusnya memiliki legalitas usaha yang jelas serta hubungan kerja sama dengan perusahaan pengguna yang dituangkan dalam kontrak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pertanyaan tersebut meliputi status badan hukum pihak ketiga, legalitas kegiatan usaha, mekanisme perekrutan pekerja, pembayaran upah, kepesertaan jaminan sosial, hingga pembagian tanggung jawab antara perusahaan pengguna dan penyedia tenaga kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Informasi yang diperoleh redaksi bahkan menyebut adanya dugaan pihak ketiga yang lebih berperan sebagai perantara pencarian dan penyaluran pekerja ketimbang menjalankan fungsi sebagai perusahaan penyedia jasa tenaga kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, tudingan tersebut masih sebatas informasi dari sumber dan belum mendapatkan pembuktian maupun klarifikasi dari PT MAS.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aspek Perpajakan Juga Dipertanyakan&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain aspek ketenagakerjaan, DZ juga menyoroti kewajiban perpajakan yang berkaitan dengan penggunaan tenaga kerja melalui pihak ketiga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Redaksi mempertanyakan bagaimana mekanisme pencatatan transaksi pembayaran kepada pihak ketiga, pemotongan atau pemungutan pajak, kelengkapan dokumen perpajakan, serta kepatuhan administrasi atas transaksi jasa atau penyediaan tenaga kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persoalan tersebut menjadi bagian dari permintaan klarifikasi yang disampaikan redaksi kepada manajemen PT MAS.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Semoga kesaksian saya ini membuka dugaan tabir kejahatan di PT Meskom Agro Sarimas,&quot; harap DZ.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pernyataan tersebut merupakan klaim dari narasumber dan belum dapat dinyatakan sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi tindak pidana maupun pelanggaran hukum. Untuk memastikan kebenarannya, diperlukan verifikasi melalui dokumen perusahaan serta keterangan dari pihak&#45;pihak yang berwenang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PT MAS Belum Memberikan Penjelasan&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PT Meskom Agro Sarimas diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan pengolahan tandan buah segar melalui pabrik kelapa sawit untuk menghasilkan crude palm oil (CPO).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perusahaan tersebut berlokasi di Jalan Utama RT 13/06, Desa Pangkalan Batang, Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kegiatan usahanya mencakup pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan pengembangan area inti maupun plasma bersama mitra lokal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam upaya memenuhi prinsip keberimbangan dan hak jawab, redaksi telah melayangkan permohonan konfirmasi tertulis kepada manajemen PT MAS melalui Humas perusahaan yang diketahui bernama Didit.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konfirmasi pertama disampaikan pada 14 September 2026 terkait sejumlah isu, antara lain jumlah tenaga kerja, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, penggunaan pihak ketiga atau vendor, mekanisme pembayaran upah, serta aspek perpajakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Didit kemudian menyampaikan bahwa pertanyaan tersebut telah diteruskan kepada divisi terkait.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Untuk hal yang diminta di atas sudah disampaikan ke divisi masing&#45;masing. Nanti saya informasikan jika sudah selesai,&quot; ujar Didit melalui pesan yang diterima redaksi pada 16 September 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Redaksi kembali melakukan konfirmasi untuk memperoleh jawaban resmi perusahaan. Namun, hingga 21 September 2026, belum ada penjelasan substantif terkait pertanyaan yang telah disampaikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami masih fokus dengan masalah pusat. Nanti saya info kembali,&quot; kata Didit saat dikonfirmasi kembali.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hingga berita ini diterbitkan pada Sabtu (26/9/2026), manajemen PT Meskom Agro Sarimas belum menyampaikan jawaban resmi maupun dokumen pendukung terkait sejumlah pertanyaan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi PT MAS maupun pihak&#45;pihak yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi, koreksi, bantahan, atau penjelasan berdasarkan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan. (tim/red)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/74682627194-img-20260926-wa0013.jpg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 19:37:53 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13891/mekanisme-perekrutan-tenagakerja-di-pt-meskom-agro-sarimas-tidak-mengikuti-prosedur</guid></item><item><title>Bupati Solok Sambut Langsung Dengan Tangan terbuka Uluran Bantuan dari Telkomsel</title><link>https://surya24.com/news/detail/13890/bupati-solok-sambut-langsung-dengan-tangan-terbuka-uluran-bantuan-dari-telkomsel</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com) &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Bupati Solok Jon Firman Pandu menyambut langsung dengan tangan terbuka uluran bantuan dari Telkomsel sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang tengah menghadapi kondisi bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Branch Manager Telkomsel, Bapak Farhan, bersama jajaran Telkomsel kepada Pemerintah Kabupaten Solok yang di terima langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu beserta Kadis Kominfo Susi Sofianti Saidani, Kehadiran Telkomsel menjadi bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Telkomsel atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Telkomsel yang telah menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Solok. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menghadapi kondisi bencana,” ujar Bupati Solok Jon Firman Pandu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Solok juga menyampaikan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Solok menyambut baik setiap bentuk kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin antara pemerintah, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telkomsel juga menyiakan satu tenda buat media center yang akan di gunakan untuk stembai media&#45;media yang bertugas di posko bencana Arosuka Kab Solok, ini disampaikan langsung oleh Manager Telkomsel bapak Farhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok Susi Sofianti Saidani, Kalaksa BPBD Kab Solok Khairul, Kepala Dinas DPRKPP Retni Humaira, Sekretaris Dinas Kominfo Agus Dwiyanto Gayo beserta jajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan dampak bencana, pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta percepatan proses pemulihan di wilayah terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Uluran bantuan dari Telkomsel tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Solok.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/88982367304-13ecdfaa-696d-4fcd-9461-5f65a0ad70eb.jpeg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 19:24:13 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13890/bupati-solok-sambut-langsung-dengan-tangan-terbuka-uluran-bantuan-dari-telkomsel</guid></item><item><title>Indosat Ooredoo Hutchison Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka</title><link>https://surya24.com/news/detail/13889/indosat-ooredoo-hutchison-salurkan-bantuan-untuk-korban-bencana-galodo-di-arosuka</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; — Indosat Ooredoo Hutchison turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, dengan menyalurkan bantuan bagi para korban bencana. Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, Sabtu (26/09/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan dari Indosat Ooredoo Hutchison tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Marizal, S.Sos., M.M., pada Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Marizal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Indosat Ooredoo Hutchison atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana galodo di Arosuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para korban serta membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Manager Indosat Ooredoo Hutchison perwakilan Branch Solok, AVP&#45;Head of Branch Ade Arizonal, selaku penanggung jawab penyaluran bantuan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas bencana galodo yang melanda Arosuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan simpati kepada seluruh masyarakat yang terdampak serta berharap agar kondisi di wilayah tersebut dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Indosat Ooredoo Hutchison dalam mendukung upaya penanganan bencana dan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara pihak Indosat Ooredoo Hutchison dan BPBD Kabupaten Solok dalam mendukung penanganan dampak bencana galodo di Arosuka.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/77430827705-8b861466-3d72-4255-92db-b7e4714cd301.jpeg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 19:22:00 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13889/indosat-ooredoo-hutchison-salurkan-bantuan-untuk-korban-bencana-galodo-di-arosuka</guid></item><item><title>Pemkab Solok Terima Bantuan Kebencanaan dari Pemko Bukittinggi</title><link>https://surya24.com/news/detail/13888/pemkab-solok-terima-bantuan-kebencanaan-dari-pemko-bukittinggi</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Arosuka (Surya24.com)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; —Pemerintah Kabupaten Solok menerima bantuan kebencanaan dari Pemerintah Kota Bukittinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, S.H. bersama jajaran dan diterima oleh Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, S.H. didampingi Kepala BPBD Kabupaten Solok Khairul, di Rumah Dinas Bupati Solok, Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang diberikan berupa berbagai peralatan rumah tangga, di antaranya magicom, termos, kompor gas, gas LPG, dispenser, serta sejumlah peralatan lainnya yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa Kabupaten Solok tidak menghadapi situasi bencana ini seorang diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kepedulian dari segala pihak, kami merasakan bahwa Kabupaten Solok tidak sendiri. Kemarin kita sudah dikunjungi langsung oleh Wakil Presiden dan bantuan dari berbagai pihak, baik dari pusat, provinsi, daerah tetangga, BUMN, BUMD, swasta, relawan dan berbagai unsur terus berdatangan,” ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut, di tengah situasi duka akibat bencana, kepedulian dan dukungan tersebut menjadi hal yang patut disyukuri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di balik situasi duka, hal ini tentu sangat kita syukuri, bahwa Kabupaten Solok tidak sendiri. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bukittinggi bersama jajaran atas kepeduliannya kepada Kabupaten Solok, bantuan ini sangat berharga tentunya,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa duka kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyampaikan duka kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Solok yang baru ditimpa bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara&#45;saudara kita masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai menerima bantuan, Bupati Solok juga mengajak Wali Kota Bukittinggi bersama jajaran untuk mengunjungi masyarakat yang mengungsi di Rumah Dinas Bupati Solok. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan dan kepedulian langsung kepada warga yang masih terdampak bencana.(basa)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://surya24.com/assets/berita/original/56940264491-144db5f6-c907-4246-9931-d871ccb85c17.jpeg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 19:18:31 +0700</pubDate><guid>https://surya24.com/news/detail/13888/pemkab-solok-terima-bantuan-kebencanaan-dari-pemko-bukittinggi</guid></item></channel></rss>