Heboh, Potongan Tangan Ditemukan di Lokasi Galodo Solok

Senin, 28 September 2026 | 18:29:27 WIB

Kabupaten Solok (Surya24.com) — Hari keenam pascabencana galodo yang melanda kawasan Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali diwarnai temuan yang sempat menggegerkan warga. Sebuah benda yang menyerupai potongan tangan ditemukan petugas saat membersihkan material lumpur di sekitar Rumah Makan Kayu Aro, Minggu (27/9/2026).

Temuan tersebut sontak membuat warga yang berada di sekitar lokasi geger. Petugas kemudian mengamankan temuan itu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah benar merupakan bagian tubuh manusia.

Sebelumnya, dalam penanganan bencana galodo tersebut, petugas telah menemukan dua korban meninggal dunia. Setelah penemuan dua korban tersebut, hingga hari keenam belum ada laporan resmi tambahan terkait warga yang dinyatakan hilang dari pihak keluarga.

Namun, temuan benda yang diduga potongan tangan pada saat proses pembersihan lumpur kembali menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga yang menyaksikan proses evakuasi pun sempat menduga benda tersebut merupakan bagian tubuh korban galodo.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Kayu Aro, muncul dugaan bahwa benda yang ditemukan tersebut bukan bagian tubuh manusia. Berdasarkan informasi sementara, benda itu diduga merupakan bagian tubuh binatang beruang (biruang).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, SH, MM, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap temuan tersebut setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok.

Plt kepala Dinas kesehatan Kabupaten Solok, Alber Putri Eka Surya, S.K.M. M.M. juga membenarkan potongan tangan tersebut bukan tangan manusia, di Posko bencana di depan kantor Bupati Solok

Meski demikian, kepastian mengenai identitas temuan tersebut tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Petugas hingga kini masih melakukan pembersihan material galodo serta pemantauan terhadap kemungkinan adanya korban maupun temuan lain di sejumlah titik terdampak.(basa)

Terkini