Dumai (Surya24.com) — Bencana gempa bumi bermagnitudo 7.7 sekitar pukul 06.00 WITA yang melanda berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pekan kedua Agustus 2026 lalu telah merusak sejumlah infrastruktur dan menggoreskan luka bagi masyarakat penyintas gempa. Hingga kini, gempa susulan juga masih terus terjadi dan mengakibatkan masyarakat masih bertahan di posko pengungsian.
Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat penyintas gempa NTT, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menyalurkan bantuan kemanusiaan di Dusun Waso, Desa Satarkampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Berkolaborasi dengan Rumah Zakat, bantuan disalurkan pada 9 September 2026 yang diwujudkan dengan menghadirkan layanan kesehatan dan paket makanan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat di NTT yang terdampak dan saat ini masih dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
“Meski berada jauh dari wilayah operasional Kilang Dumai, kami turut merasakan duka atas kondisi yang saat ini dihadapi masyarakat NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban penyintas gempa. Kami juga mendoakan agar seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan serta semangat dalam pemulihan pascabencana untuk bisa bangkit kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala ,” ujar Muhammad Rum.
Kehadiran tim medis bersama relawan Pertamina Patra Niaga dan Rumah Zakat disambut dengan penuh antusias oleh warga Dusun Waso. Mengingat akses fasilitas kesehatan yang terbatas pascagempa, layanan pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu warga yang mulai mengeluhkan berbagai keluhan kesehatan ringan akibat kondisi darurat.
Layanan kesehatan yang dihadirkan melalui bantuan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menjangkau 97 orang jiwa penerima manfaat, yang mencakup kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan balita.
Sementara itu, sebanyak 451 paket makanan untuk anak-anak dan bayi juga telah disalurkan sebagai bentuk dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan kelompok rentan selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
Muhammad Rum menambahkan, “bantuan makanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan anak-anak dan bayi yang terdampak gempa, sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascabencana,” tambahnya.
Gufron, salah satu perwakilan warga Dusun Waso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada warga desanya. "Kami mewakili warga Dusun Waso mengucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Rumah Zakat. Bantuan layanan kesehatan dan makanan untuk anak-anak ini sangat berarti bagi kami di sini yang kondisinya masih serba terbatas setelah gempa. Semoga kebaikan seluruh pihak dibalas dan program ini membawa berkah bagi kita semua," ujar Gufron penuh rasa syukur.
Melalui dukungan ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan mendukung masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana dan pemulihan pasca bencana. Komitmen tersebut tidak hanya menjangkau masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan, tetapi juga masyarakat di wilayah lainnya yang membutuhkan dukungan.(rls)