Gubernur dan Kapolda Sumbar Tinjau Kantor Bupati Yang di Hantam Galodo Didampingi Oleh Bupati dan Wabup Solok

Kabupaten Solok (Surya24.com) – Banjir Bandang (galodo) yang datang secara tiba-tiba sangat mengejutkan warga sekitar Kayu Aro kecamatan Gunung Talang Solok

Bencana tersebut merusak beberapa kantor Pemda Kabupaten Solok, kantor DPRD dan sebuah Mesjid Jami’ Darussalam, serta beberapa rumah warga yang ikut rusak berat di sebabkan di dobrak oleh kayu-kayu besar dan batu-batu besar.

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy didampingi Bupati DR HC Jon Firman Pandu SH dan Wabup Solok H.Candra SH.i serta PJ Sekda Masheri Yanda Boy, serta instansi terkait.
meninjau lokasi bencana, perkantoran Bupati dan rumah warga yang terdampak.

Dalam arahannya Gubernur Sumbar menyampaikan kita harus banyak sabar dan berdoa agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

“Bencana adalah sebuah ujian dari Allah SWT, ini sebuah pelajaran berharga buat kita, harus banyak berzikir, berdoa dan tingkatkan ibadah kepada sang pencipta, selalulah mohon perlindungan, kesiapa lagi kita akan terlindung kalau bukan kepada Allah SWT.

Pemerintah Sumbar siap membantu warga yang korban oleh bencana galodo ini,Insha Allah Pemda Sumbar bersama masyarakat Sumbar,” Ujar Buya Mahyeldi Ansharullah.

Potongan Kayu yang hanyut di langsir Banjir, ini adalah akibat Perambahan Hutan dan tambang Emas Ilegal yang di bebaskan Pemerintah Sumbar dan Aparat Polda Sumbar Beroperasi. Sekarang mulai imbasnya

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemda Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap bencana yang melanda masyarakat. Bupati Jon Firman Pandu melihat secara langsung kondisi kawasan terdampak serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan di lapangan.

Dalam kunjungannya, Bupati juga berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah, perangkat nagari, petugas penanggulangan bencana, serta unsur terkait lainnya guna memastikan proses penanganan berjalan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan penanganan terhadap dampak bencana dapat dilakukan secepat mungkin. Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat serta memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat ditangani segera,” ujar Jon Firman Pandu.

Bupati meminta seluruh unsur terkait untuk bergerak bersama dalam penanganan pascabencana, termasuk melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan akses dan fasilitas umum yang terdampak dapat segera ditangan

“Penanganan bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi,” kata Bupati.

Sementara itu Wakil Bupati Solok H.Candra SH.i Minta warga tenang dan banyak berdoa agar musibah tersebut tidak terulang kembali

“Kita perbanyak berdoa, selalu minta petunjuk kepada Allah SWT, kita ini hamba Allah tidak akan luput dari ujian makannya selalu berserah diri ke dang pencipta,Juga bagi warga yang terdampak, silahkan mengungsi ke Rumah Dinas Wakil Bupati, Karena Rumah Dinas Wakil Bupati tersebut adalah milik masyarakat Kabupaten Solok, jadi tidak ada larangan sama sekali, ” Ujar H.Candra SH.i.

Adapun warga yang luka ringan adalah, Muslihat 56 Tahun, Anwar Sirait 66 tahun, Yurnalis 21 tahun luka berat, satu orang Muhammad Nur Zen 44 tahun.

Sedangkan warga yang hanyut dibawa harus ada enam orang belum diketemu kan diantaranya, AG 59 tahun, DA 21 tahun, ML 54 tahun pegai RSUD Arosuka, AS 66 tahun, dan YN 45 tahun juga pegawai RSUD Arosuka, serta MN 57 anggota SPH Padang.

Pemda Kabupaten Solok sudah menyediakan tenda Pengungsian Dan Posko Bencana yang terletak di depan Perkantoran Bupati dan di depan Kantor BPJS Kabupaten Solok, pada POSKO Bencana juga terdapat informasi yang di butuhkan seputaran Bencana.

Mengenai Fasilitas perkantoran yang terdapak di antaranya ada 11 dinas, tetapi diantaranya yang terlihat fatal ada dinas DPMN, PUPR, Pariwisata, Dinas Kesehatan,Barenlitbang, Inspektorat, Pendapatan Daerah Kabupaten Solok serta Sekretariat DPRD Kabupaten Solok.

Peninjauan langsung ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok dalam memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus mempercepat langkah penanganan terhadap dampak banjir bandang di wilayah Arosuka.

Dalam hal ini Pemerintah Kab Solok akan menerbitkan Status Tanggap Bencana per hari ini, agar proses evakuasi dan kegiatan pembersihan berjalan dengan lancar.(basa)