Retribusi Dipungut, Jalan Lintas Soekarno Hatta Bundaran Meriam – Bagan Besar Rusak Parah

Kamis, 30 Januari 2025 | 21:49:00 WIB
Ruas jalan utama masuk dan keluar kota Dumai jalan lintas Soekarno Hatta Rusak parah akibat sering dilalui truck Cpo Over Load.

Dumai (Surya24.com) - Jalan Soekarno Hatta, Jalan lintas Dumai ke Bagan Besar hingga Duri Kabupaten Bengkalis rusak parah dengan hampir semua badan jalan tidak rata dan berlobang. 

Padahal jalan tersebut merupakan lalu lintas padat, pintu masuk dari dan menuju kota Dumai yang dilalui berbagai jenis kenderaan angkutan berat terutama truk Odol (Over Dimensi Over Loading). Kendaraan tersebut mengangkut minyak mentah sawit CPO bebas keluar masuk dengan melebihi kapasitas muatan memasuki kota Dumai tujuan Pelindo dan Kawasan Industri Dumai Pelintung Medang Kampai. 

Sementara itu, tarif retribusi daerah naik tertuang pada perwako Dumai No.1 tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah kenaikan sekitar ± 35%, dari tarif yang lama. Belum lagi pajak kendaraan yang dibayar pemilik mobil khususnya warga Dumai namun warga tak pernah merasakan jalan yang bagus dan baik. 

Ruas jalan lintas Seokarno Hatta tak nyaman dilalui, justru kerugian yang diderita masyarakat akibat kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut. 

Pantauan dilapangan bahwa kerusakan ruas jalan pada titik titik ruas Jl. Soekarno Hatta Bundaran Meriam – Bukit Jin Kelurahan Bukit Batrem mengalami rusak parah. Kondisi ruas jalan berlobang, sulit dielakkan, pengendara sepeda motor dan mobil roda empat, meski hati hati tapi sering terjebak akibat genangan air akibat hujan yang menggenangi lobang lobang tersebut. 

Namun, fenomena kerusakan ruas jalan tersebut diduga dibiarkan tanpa adanya upaya perawatan dan perbaikan, baik dari tingkat pemerintah provinsi, maupun Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional dan Dinas PUPR Dumai. 

Ironisnya retribus angkutan naik, ruas jalan rusak parah dibiarkan, apakah karena Jl. Sukarno Hatta disebut sebut merupakan Jalan Nasional makanya tidak ada kepedulian Pemko Dumai maupun Provinsi Riau untuk memperbaiki. Bisa jadi perbaikan ruas Jalan Sukarno Hatta mengharapkan kucuran dana APBN yang dikelola Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional Riau. 

" Disesalkan sekali oleh masyarakat pengguna jalan di kota Dumai, kemana  dana retribusi dan APBN yang sudah dikucurkan guna perbaikan jalan tersebut," ujar salah seorang warga Dumai, Rendy (36) ketika di temui media, Kamis, (30/01/2025) di kantornya. 

Masih katanya, Kondisi ruas Jl. Soekarno Hatta – Bagan Besar aspal pada ruas jalan terkelupas akibat dilalui kenderaan berat. Odol yang paling dominan melintasi J. Sukarno Hatta tersebut membuat kondisi Jalan menjadi “kriting”, mengganggu para pengguna jalan. 

" Kami masyarakat Dumai kecewa sekali dengan infrastruktur jalan utama keluar dan masuk kota Dumai terkesan tidak terurus. Padahal jalan itu sering dilalui para pejabat Dumai. Namun, terkesan melihat jalan rusak diam saja dan tutup mata, " imbunya yang juga salah seorang pemerhati lingkungan dan LSM Kota Dumai. 

Selain itu, masih katanya, perbaikan ruas jalan Soekarno Hatta tidak bisa hanya melakukan tambal sulam, asal jadi. Perbaikan ruas jalan dengan melakukan tambal sulam bakal sia-sia, ruas jalan yang diperbaiki belum “seumur bayam” kembali rusak, duit habis jalan tak pernah bagus. 

Perbaikan ruas jalan Soekarno Hatta terutama pada pintu masuk kota Dumai  (Bundaran Meriam – Bukit Jin ) dibangun secara permanen dengan konstruksi beton bertulang. " Harapan kami masyarakat perbaikan infrastruktur jalan masuk dan keluar kota Dumai, harus segera di perbaiki, jangan sampai jatuh korban, baru dikerjakan, " tegasnya berapi api. (ed)

Terkini