PERAMBAHAN (Surya24.Com) -Dalam era keterbukaan imformasi Publik jaman sekarang ini masih ada saja pengerjaan dengan mengunakan uang APBD Kabupaten Kampar.
Yang diduga tidak transfaran salah satu pegerjaan semenisasi di Dusun Padang Merbua Barat Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa.
Dalam Pegerjaan tersebut Tidak ada papan proyet.selain itu pegerjaan baru satu hari sudah tampak retak-retak diatas badan jalan.
Diakatakan salah seorang pekerja Ia mengatakan Pemborongnya dari di bangkinang,kepala tukang yang mengambil upah dari air tiris.
Panjang jalan ini 265 meter lebar 3 Meter dan tinggi 12 inci.Coranya mengunakan Radimix dari perusahaan Vira Jaya.Kata Pekerja yang lagi membuka papan mal.
Dikatakan salah seorang Pemuda Perambahan,Tarmizi menegaskan setiap proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah ‘pelanggaran’ karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan Peraturan lainnya.
Kedua peraturan dimaksud yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
“(Proyek tanpa plang nama proyek), melanggar Peraturan Presiden dan Undang – Undang,” tandas Tarmizi Kepada Wartawan Selasa (7/7/2020).
Warna dasar papan : kuning
Jenis huruf/angka : arial hitam kapital
Ukuran : 120 cm x 72 cm
Warna garis : hitam
Bahan papan proyek : bahan yang tahan terhadap cuaca
Tinggi pemasangan : 3 meter (terhitung dari permukaan tanah s/d Puncak papan)
Letak pemasangan : bagian depan bangunan dan/atau di sisi jalan utama."Kata Mizi.
Ditambah M Tarmizi,Setiap Proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah 'pelanggaran' karena tidak sesuai dengan amat undang-undang dan peraturan lainnya.
Setau saya dapat informasi Ini Proyek menggunakan anggaran APBD Kampar, sudahlah," tidak ada papan informasi pengerjaan, ditambah lagi diduga tidak sesuai dengan RAB nya, baru satu dua tiga hari sudah retak-retak dibadan jalan.Ujarnya
Dijelaskan Mizi,kalau tidak mampu mengerjakan alangkah baik tidak usah ikut, agar tidak merugikan pihak-pihak bersangkutan.
Kita juga berharap kontraktor jangan bermain dengan anggaran, kerjakanlah sesuai dengan RAB.Ulas Mizi.
kemaren PU di demo oleh mahasiswa.
kita juga berharap pemkab kampar (PU) jangan asal-asalan dalam memberikan lelang, dan kontrol PU terhadap pengerjaan harus lebih di optimalkan lagi agar tidak ada lagi pengerjaan proyek yang asal asalan jadi.Kata Mizi lagi.(ha)