Muhammad Arief Tokoh Penting Penggagas Forum Bisnis SOSEK MALINDO

Pekanbaru (Surya24.com) - Pertemuan tahunan Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia ( SOSEK MALINDO ) yang ke 20 dilaksanakan pada tanggal 30 September - 4  Oktober 2024 di Pekanbaru telah menghasilkan beberapa kesepakatan penting bagi kedua negara terutama empat provinsi terkait yaitu Riau, Kepri, Johor dan Melaka. 

Pertemuan yang dilaksanakan di provinsi Riau kali ini menjadi sejarah penting bagi para pelaku usaha diempat provinsi sejak SOSEK MALINDO terbentuk. Dalam pertemuan tersebut disetujuinya terbentuk Forum Bisnis bagi keempat Provinsi yang nantinya akan dilaksanakan pertemuan lanjutan sebelum pelaksanaan SOSEK MALINDO ke 21 di Johor Bahru - Malaysia. 

Muhammad Arief mahasiswa Universitas Riau jurusan Hubungan Internasional yang juga Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Dumai adalah sosok penting lahirnya usulan ini melalui KADIN Dumai ke Pemerintah Provinsi Riau. 

Pemuda yang masih berstatus mahasiswa Universitas Riau semester akhir ini menjadi inisiator sekaligus konseptor sebuah usulan yang luar biasa ini. Setelah beberapa kali melakukan diskusi dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Tata Pemerintahan usulan pembentukan Forum Bisnis SOSEK MALINDO menjadi salah satu usulan penting Pemerintah Provinsi Riau. 

Muhammad Arief pada saat dimintai tanggapannya terkait hal ini mengatakan Kadin Dumai melalui Pemerintah Provinsi Riau telah mengusulkan agar dibentuknya Forum Bisnis SOSEK MALINDO dan keempat Provinsi dari kedua negara menyetujuinya dan ini menjadi semangat baru bagi para pelaku usaha. 

" Kita akan melakukan komunikasi dan diskusi lanjutan yang direncanakan pada akhir tahun ini dengan para pelaku usaha diempat provinsi terkait untuk meningkatkan pembahasan sehingga ditargetkan pada SOSEK MALINDO yang ke 21 di Johor Bahru - Malaysia forum ini bisa dideklarasikan, "ujarnya. 

Hal senada disampaikan oleh Datuk Seri Zubir yang merupakan Presiden PUNJ ( Perbadanan Usahawan  Nusantara Johor ). " Tentunya forum bisnis ini menjadi hal yang sangat diharapkan oleh pebisnis untuk meningkatkan perdagangan dan terima kasih kepada Riau yang telah usulkan, :katanya. 

Nilai perdagangan antara Riau/Kepri dan Johor/Melaka menjadi target pertumbuhan bagi kedua negara karena keempat Provinsi ini terletak di jalur selat melaka yang merupakan pintu gerbang perdagangan.**