Warga Kota Solok Soroti Penertiban Lalu Lintas, Minta Tidak Tebang Pilih
KOTA SOLOK (Surya24.com) — Sejumlah warga Kota Solok menyampaikan keresahan terkait pelaksanaan penertiban lalu lintas yang dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok Kota. Warga menilai, dalam pelaksanaan di lapangan, masih terdapat kesan bahwa penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran belum dilakukan secara merata.
Keluhan tersebut terutama berkaitan dengan penindakan terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat maupun kelengkapan berkendara. Menurut sejumlah warga, penertiban di lapangan terkesan lebih sering menyasar kalangan pelajar, sementara masih ditemukan pengendara lain yang melakukan pelanggaran namun dinilai tidak mendapatkan tindakan serupa.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Namun, kami berharap penertiban dilakukan secara adil dan tidak menimbulkan kesan tebang pilih,” ujar salah seorang warga Kota Solok.
Warga menilai, ketertiban berlalu lintas merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan, bukan hanya pelajar. Karena itu, setiap pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran diharapkan mendapatkan perlakuan dan penegakan aturan yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut warga, persoalan ini penting menjadi perhatian agar kehadiran petugas di lapangan benar-benar memberikan rasa keadilan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.
Di sisi lain, warga juga berharap pendekatan yang dilakukan terhadap pelajar dapat lebih mengedepankan aspek edukasi dan pembinaan. Pelajar yang kedapatan melakukan pelanggaran, khususnya terkait kelengkapan kendaraan dan administrasi berkendara, diharapkan tidak hanya diberikan tindakan penilangan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas dan konsekuensi dari setiap pelanggaran.
“Kami meminta kepada jajaran Lantas Polres Solok Kota agar anak-anak sekolah yang melakukan pelanggaran dapat diberikan pembinaan dan edukasi terlebih dahulu sesuai ketentuan yang berlaku. Tujuannya bukan membenarkan pelanggaran, tetapi memberikan pemahaman agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama,” kata warga tersebut.
Warga menegaskan, dukungan terhadap kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi harapan bersama. Namun, penegakan hukum diharapkan dilakukan secara konsisten kepada seluruh pengguna jalan yang melakukan pelanggaran, tanpa membedakan latar belakang maupun status pengendara.
Masyarakat juga berharap Satlantas Polres Solok Kota dapat meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar, mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Dengan demikian, upaya penegakan hukum dapat berjalan seiring dengan pembinaan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Keluhan warga ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam pelaksanaan penertiban lalu lintas di Kota Solok, sehingga tercipta penegakan aturan yang objektif, proporsional, transparan, serta berorientasi pada keselamatan seluruh pengguna jalan.(basa)
