ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Bupati Inhil Ikut Ramaikan Gelaran Festival Maunjun Udang Galah
Inhil (Surya24.com) - Di Pesisir Sungai Sapat, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, menyaksikan Festival Maunjun (memancing) Udang Galah, sebuah gelaran yang dimaknai untuk menjaga kelestarian Sungai Sapat, rumah bagi banyak biota laut sekaligus harapan hidup masyarakat.
Menjadi rangkaian acara Milad ke 61 Kabupaten Inhil, Festival yang dimulai pada Kamis (11/6) pagi ini menjadi pengingat bahwa potensi laut yang dianugerahkan Sang Maha Kuasa mesti dijaga dan dirawat bersama.
Bupati Inhil Herman mengingatkan, menjaga laut sama dengan menjaga keberlangsungan generasi. "Selain wisata religi yang dikenal hingga mancanegara, Kuala Indragiri juga dikenal menyimpan banyak kekayaan laut, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk merawatnya sebagai warisan anak cucu di masa mendatang," ungkap Bupati Inhil.
Secara tegas Herman juga mengingatkan, dalam proses pengambilan udang dilakukan dengan cara yang layak dan aman, seperti yang tercontoh dalam Festival Maunjun ini. 
"Jangan pakai racun, menuba, karena yang mati bukan udang besarnya saja, tapi yang kecil atau anak-anaknya pun ikut mati. Tentu ini mengancam keberlangsungan hidup udang dan ikan yang lain," lanjut Bupati.
Camat Kuindra, Rahelmi pun sepakat mendukung penyelenggaraan Festival Maunjun Udang Galah agar digelar tiap tahun, demi meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.
"Sebagai masyarakat Sapat, nilai penting yang kami dapat dalam acara ini ialah, berperilaku menjaga alam agar tetap lestari, agar udang tetap berkembang biak di Sungai Sapat dan melawan tegas tindakan yang merusak lingkungan," ujar Rahelmi.
Festival Maunjun Udang Galah diikuti 190 peserta, terbagi atas kategori perorangan 100 orang dan kategori tim diikuti 30 kelompok, dengan hitungan satu armada berisi 3 orang.(adv)
