Dapur Umum Peduli Bencana Layani Warga dan Relawan Banjir Bandang Arosuka

Arosuka (Surya24.com) — Sudah satu minggu Dapur Umum Peduli Bencana yang didirikan oleh K ementerian Sosial (Kemensos), Dinas Sosial Prov Sumbar dan Kab Solok, Kejaksaan, TNI, Brimob terus memberikan pelayanan makanan bagi masyarakat dan para relawan yang terdampak bencana banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok.

Dapur umum ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong lintas instansi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat bencana. Setiap harinya, para petugas dan relawan bekerja bersama menyiapkan serta mendistribusikan makanan kepada warga terdampak maupun relawan yang berada di lokasi bencana dan posko-posko penanganan.

Kegiatan dapur umum tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dan berbagai unsur terkait di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan makanan dapat terpenuhi dan pendistribusiannya berjalan dengan baik, sehingga warga dan relawan yang berada di lapangan tetap mendapatkan asupan makanan selama proses penanganan bencana berlangsung.

Keberadaan Dapur Umum Peduli Bencana selama satu minggu ini juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian berbagai pihak dalam membantu masyarakat Kabupaten Solok yang Dapur Umum Kemensos, Kejaksaan Negeri Solok, Dinas Sosial berlokasi di Dekat Tenda Utama, serta Dapur Umum Dinas Sosial Prov Sumbar di SMA 2 Gunung Talang, Dapur Umum Brimob di Depan BPJS Kesehatan, Dapur Umum TNI di dekat perkarangan Perumahan Nuansa Griya.

Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemensos, Dinas Sosial, Kejaksaan, serta seluruh instansi, relawan dan pihak lainnya yang telah bergotong royong memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang Arosuka.

Sinergi dan kepedulian seluruh pihak diharapkan terus terjaga hingga proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.(basa)