Rapat Evaluasi Progres Pascabencana Kabupaten Solok Bahas Langkah Pemulihan dan Tindak Lanjut

Kabupaten Solok (Surya24.com) – Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan Rapat Evaluasi Kegiatan Progres Pascabencana Kabupaten Solok di Posko Utama Kabupaten Solok, Selasa (06/10/2026).

Rapat diawali oleh Kalaksa Kabupaten Solok Khairul, S.Sos., dan dilanjutkan dengan pembahasan serta evaluasi bersama terkait perkembangan penanganan pascabencana, khususnya kegiatan pembersihan dan penanganan material sisa bencana di sejumlah lokasi terdampak.

Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pembersihan bangunan dan ruangan telah mencapai sekitar 95 persen, sementara pembersihan di luar bangunan masih berada pada kisaran 70 persen.

Untuk mempercepat proses, kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik prioritas, termasuk area depan DPRD Kabupaten Solok dengan menggunakan cangkul dan sekop agar proses pembersihan dapat dilakukan secara efektif.

Dalam kegiatan tersebut, juga telah dikerahkan kendaraan untuk mengangkut material sebanyak 13 unit.

Sementara itu, personel TNI AL melanjutkan kegiatan pembersihan di area DPRD, khususnya pada bagian pintu dan area masuk.

Dari sisi dukungan sarana dan prasarana, PUPR menyampaikan bahwa sebanyak 31 unit alat berat telah dikerahkan untuk mendukung penanggulangan bencana.

Kegiatan pada hari berikutnya masih melanjutkan pekerjaan yang sama, dengan kemungkinan pengalihan alat PUPR ke area DPRD apabila diperlukan untuk membantu pengangkutan mobiler.

Selain itu, masih menunggu arahan lebih lanjut terkait penempatan dua unit excavator mini BNPB yang telah menyelesaikan pekerjaan di DPMN.

Untuk penanganan sisa material, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memfokuskan pembuangan material pada kawasan Rumah Makan Sungai Kalu. Sebagai lokasi cadangan pembuangan material, disiapkan kawasan Pasar Usang Koto Gadang Guguk.

Sementara itu, lokasi pembuangan material di SMAN 2 Sumbar telah penuh. Pelaksanaan pembuangan sisa material hingga saat ini tidak mengalami kendala.
Dalam evaluasi tersebut, Polres Solok juga menyampaikan dukungan personel sebanyak 50 orang setiap hari untuk membantu kegiatan penanganan pascabencana.

Untuk pembersihan kantor, diperlukan pendampingan dari masing-masing instansi agar proses pemilahan barang dapat dilakukan dengan jelas sebelum barang yang tidak diperlukan dibuang.

Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan kegiatan pembersihan dan penanganan material pascabencana berjalan secara terarah, efektif, serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selanjutnya, kegiatan akan terus dilanjutkan berdasarkan hasil evaluasi dan arahan masing-masing unsur, dengan tetap memperkuat koordinasi dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak pascabencana di Kabupaten Solok.

Tampak hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Jefrizal, S.Pt., MT., Kalaksa Kabupaten Solok Khairul, S.Sos., BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.(basa)