Komitmen Bina Pengusaha Lokal, PT.KPI Bahas bersama Kadin Dumai

Dumai (Surya24.com) - Semangat untuk membina pengusaha lokal ditunjukkan oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Dumai dengan melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Kota Dumai. 

Pertemuan yang dilakukan pekan lalu di ruang rapat greencoke PT.KPI Dumai berlangsung cukup lama. Maklum beberapa pembahasan dilakukan terkait dengan keinginan PT.KPI untuk konsisten membina pelaku usaha lokal dengan melibatkan pelaku usaha tersebut dibeberapa projek pembangunan dan perbaikan didalam kilang. 

General Manager PT.KPI Dumai Iwan Kurniawan mengatakan " PT.KPI Dumai yang merupakan Badan Usaha Milik Negara selalu berkomitmen dan konsisten dalam membina pengusaha lokal dengan melibatkan dibeberapa projek pembangunan dan perawatan di PT.KPI ". 

" Keterlibatan pengusaha lokal tentunya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah, " kata Iwan. 

Ketua Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Dumai menyambut positif hal ini karena akan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah, " Keinginan PT.KPI sangat  bagus dan tentunya Kadin sebagai induk organisasi pengusaha mendukung hal ini dengan catatan PT.KPI juga harus membuka diri terkait hal ini". 

Sebagai langkah konkrit dari semangat PT.KPI ini, Kadin Dumai juga sudah melakukan diskusi bersama Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) untuk membuat sebuah acuan agar memudahkan PT.KPI melakukan klasifikasi grade dari vendor PT.KPI. " Sebagai langkah konkrit dukungan Kadin Dumai atas komitmen PT.KPI membina pengusaha lokal, maka Kadin Dumai melakukan diskusi dan koordinasi ke Badan Standarisasi Nasional beberapa waktu yang lalu, " ujar Zulfan. 

Zulfan juga menambahkan, " Bahkan dalam rapat bersama PT.KPI kita juga sudah sepakati untuk membentuk tim yang dikoordinir oleh Kadin Dumai untuk melakukan standarisasi kualifikasi yang dibutuhkan nantinya untuk menjadi acuan bagi PT.KPI ". 

Sesuai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan oleh Presiden Prabowo yang tertuang dalam " Asta Cita " sebesar 8 %  maka langkah ini tentunya akan membantu terwujudnya keberhasilan program tersebut.(cu)