INFOTORIAL DPRD KOTA DUMAI

Walikota Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi Terkait Pelaksanaan APBD Dumai 2021

DPRD Kota Dumai menggelar rapat Paripurna dengan agenda jawaban atau tanggapan kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi DPRD Dumai atas Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD 2021, Senin (27/6/2022) di gedung DPRD Dumai

DUMAI (Surya24.com) - DPRD Kota Dumai kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda jawaban atau tanggapan kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Dumai atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2021, Senin (27/6/2022) di gedung DPRD Dumai.

Setelah sebelumnya DPRD Kota Dumai menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi yang ada di DPRD Dumai tentang pelaksanaan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2021, baru-baru ini.

Paripurna dipimpin ketua DPRD Dumai, Suprianto, didampingi Wakil Ketua dan anggota DPRD Dumai lainnya. Turut Hadir, walikota Dumai H Paisal, Sekda Dumai H Indra Gunawan, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Dumai, Forkopimda Kota Dumai dan undangan lainnya.

" Pada hari ini perlu kami sampaikan bahwa Rapat Paripurna yang sedang berlangsung merupakan kelanjutan dari Rapat Paripurna pada hari Selasa 21 Juni 2022 yang lalu sebagai salah satu rangkaian pembicaraan tingkat I terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Dumai tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Dumai Tahun 2021, "terang Ketua DPRD Kota Dumai, Suprianto.

Mengawali sambutannya, Walikota Dumai H Paisal mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi serta sependapat dengan seluruh fraksi berkenaan dengan saran dan masukan terkait penyusunan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Dumai tahun 2021.

Terkait atas peningkatan pendapatan daerah serta terkait apresasi terhadap keberhasilan, Kota Dumai mempertahankan opini atas laporan keuangan 5 kali berturut-turut.

Walikota pun menjawab satu per satu pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Dumai. Jawaban tersebut juga ditulis dalam laporan secara detail dan menghasilkan puluhan lembar jawaban.

Jawaban pertama, ditujukan kepada Fraksi Demokrat, ucapan terimakasih disampaikan atas apresiasi dari fraksi Demokrat atas capaian pendapatan daerah yang mencapai 99,29 persen. Namun Pemko pun juga tetap berupaya lebih baik lagi kedepannya untuk meningkatkan target pendapatan daerah serta akan mengkaji potensi PAD dari sektor-sektor tertentu yang kelak diharapkan bersama dapat menambah pendapatan daerah.

"Jawaban untuk Fraksi PKS, masih terkait PAD, dapat kami sampaikan bahwa Pemko Dumai akan berupaya mencapai target PAD diatas 100 persen dan akan melakukan terobosan, kreasi dan inovasi untuk mencapai target PAD yang ditetapkan. Salah satu terobosan tersebut adalah menggunakan aplikasi pembayaran dengan metode QR Code agar proses transaksi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Dan yang paling penting adalah mencegah bocornya PAD," kata Walikota.

Jawaban atas pandangan umum Fraksi PDIP, lanjut Paisal, pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih dan mengapresiasi saran dari Fraksi PDIP bahwa kendatipun meraih predikat WTP pemerintah akan tetap selalu hati-hati dalam penggunanaan keuangan dan terutama aspek efisiensi dan efektivitasnya agar terhindar dari kebocoran anggaran.

"Ini menjadi motivasi kami untuk terus melakukan perbaikan penataan pengelolaan keuangan daerah agar semakin baik. Kemudian, kami mengakui memang ada beberapa program kegiatan yang belum tercapai, sehingga hal ini merupakan titik penekanan kami untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dengan mengambil langkah-langkah yang perlu guna untuk perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan," urainya.

Adapun pandangan terkait kinerja, sebut Paisal, Pemko Dumai merasa pencapaian kinerja dalam tahun 2021 jauh dari kata sempurna sehingga pihaknya tentu belum berpuas diri. Ia telah menampung berbagai aspirasi masyarakat, namun belum semua yang dapat direalisasikan.

Jawaban untuk Fraksi Nasdem, terkait WTP, pemerintah berupaya untuk terus mempertahankan apa yang sudah baik, dan juga tetap berupaya untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Hal ini tentunya tidak terlepas dari sinergitas kebersamaan yang erat antara pemerintah selaku pelaksana kebijakan daerah dan DPRD selaku pengawas yang mengawasi jalannya roda kepemerintahan, sehingga kedepannya pencapaian target kinerja maupun intesitas pelaksanaan di lapangan dapat lebih tercapai melalui inovasi dan kreasi.

"Fraksi PPP, kami mengapresiasi pandangan fraksi terhadap capaian realisasi pendapatan daerah. Adapun terkait aspek perencanaan kegiatan yang masih menyisakan Silpa, kami akan kembali melakukan evaluasi dan monitoring secara menyeluruh, menyangkut juga kajian yang lebih mendalam sehingga penyerapan anggaran nantinya lebih optimal," ungkapnya.

"Terimakasih kepada anggota DPRD fraksi PPP yang telah mengapresiasi pemenuhan kebutuhan masyarakat yang menitikberatkan pada sektor penting seperti kesehatan, terutama dalam pengendalian pandemi dibidang jaring pengaman sosial atau bantuan sosial dan juga insentif ekonomi guna menggerakkan sektor perekonomian masyarakat," tambahnya.

Selanjutnya kepada Fraksi Partai Golkar, mudah-mudahan kemitraan yang erat ini akan dapat ditingkatkan lagi kedepannya. Pemko Dumai menyambut baik usulan fraksi Partai Golkar untuk masalah sosial kemasyarakatan yang dialami pada saat ini, khususnya yang berhubungan dengan permasalahan penanggulangan dan penanganan banjir.

"Pemerintah berupaya melakukan berbagai cara agar dampaknya dapat dikurangi. Melalui program khidmat yang terus berjalan kami mengupayakan pembangunan drainase di kecamatan dan kelurahan, normalisasi saluran air di seluruh kecamatan," bebernya.

"Pembentukan tim pembersihan drainase dan parit-parit yang ada, pengadaan kaisar dan alat pendukung lainnya guna menggiatkan khidmat kebersihan yang nyata-nyata mampu mencegah terjadinya banjir akibat tidak terorganisirnya sampah domestik," sebutnya.

Kepada Fraksi PAN, Pemko Dumai mengucapkan terimakasih, karena fraksi PAN telah memberikan dorongan positif serta dukungan sepenuhnya kepada Pemko Dumai dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pemko Dumai dalam hal pemungutan pajak tetap melakukan evaluasi agar jangan sampai menjadi beban masyarakat, Pemko Dumai akan terus berupaya semaksimal untuk meningkatkan PAD kedepannya.

Terakhir, kepada Fraksi Gerindra, ucapan terimakasih dan apresiasi kepada fraksi Gerindra atas masukan dan saran agar target PAD meningkat dan terus menggali potensi PAD lainnya semaksimal mungkin.

"Kami akan terus menekankan kepada OPD terkait untuk terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk menangkap setiap peluang adanya kebijakan dan regulasi terbaru perihal bantuan dari pusat, provinsi, juga peluang-peluang dari kementerian yang ada," tuturnya.

Masih kata Walikota, pihaknya menekankan kepada OPD agar melakukan time schedule yang benar serta lebih teliti lagi dalam melakukan perencanaan penganggaran. Pemko Dumai selalu melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat dan provinsi terkait perencanaan dan penganggaran belanja tidak terduga.

Terakhir, Wako menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang telah ditunjukkan dan dibuktikan selama ini. "Mudah-mudahan Ranperda yang secara maraton kita laksanakan pembahasannya pada akhirnya nanti dapat disahkan menjadi Perda sehingga siklus APBD kita berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah digariskan," pungkasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Dumai, Suprianto mengucapkan terimakasih kepada Walikota yang telah menyampaikan Tanggapan dan/atau Jawaban terhadap Pandangan Umum  Fraksi – Fraksi DPRD Kota Dumai.

" Dengan demikian setelah 3 kali rapat paripurna kita lewati sehubungan dengan Pembahasan Ranperda ini, mulai dari Penyampaian resmi oleh Walikota, Pandangan Umum fraksi dan Tanggapan atas Pandangan Umum fraksi. Selanjutnya bahan-bahan atau materi yang kita peroleh dari Rapat Paripurna tersebut akan dijadikan bahan untuk Pembahasan lebih lanjut oleh Badan Anggaran bersama Pihak Pemerintah Kota Dumai, "terang Ketua DPRD KotaDumai, Suprianto.(Inf/DPRD Kota Dumai)